Curah Hujan Tinggi dan Angin Kencang, PKPLH Kaji Perimbasan Pohon Tua Berpotensi Rubuh

oleh -95 views
Sejumlah petugas dan armada saat melakukan perimbasan pohon di wilayah Kabupaten Kudus (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Dalam kondisi curah hujan tinggi yang disertai angin kencang, sejumlah peristiwa pohon tumbang tercatat telah terjadi di beberapa titik lokasi di Kabupaten Kudus. Bahkan ada yang sampai menimpa pengguna jalan dan merusak rumah warga. Seperti yang terjadi di Jalan Letkol Tit Sudono Gang 4 tepatnya di wilayah Wergu Kulon, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus pada hari Kamis lalu.

Pohon besar berdiameter sekitar 70 sentimeter dan bercabang dua ini sempat menutup akses lalu lintas pengguna jalan dan mengenai dua rumah warga. Namun sayangnya, tidak ada penggantian untuk kerusakan yang terjadi pada rumah warga, hanya dilakukan pembersihan saja.

Koordinator Perimbasan Pohon, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH), Akrom mengungkapkan bahwa perlu ada evaluasi terkait kebijakan perimbasan pohon milik Pemerintah Daerah (Pemda).

“Misalkan masyarakat ingin menebang pohon yang ada di dekatnya karena dirasa membahayakan itu nanti akan dikenakan denda jika tidak mendapatkan ijin terlebih dahulu. Tapi nanti jika pohonnya jatuh dan mengenai rumahnya, tidak ada ganti rugi dari pemerintah. Itu yang saat ini masih jadi masalah dan perlu dibicarakan antar opd terkait” katanya.

Pemberian ijin kepada warga yang ingin menebang pohon milik pemerintah juga tidak mudah. Hal ini yang menyebabkan kebingunan bagi masyarakat.

“Permintaan Ijin untuk memotong pohon milik Pemda itu bisa diijinkan, bisa tidak. Belum ada aturan baku soal itu. Kasian masyarakat apalagi musim kaya gini” tuturnya.

Pihaknya banyak menerima laporan dari warga yang ingin pohon milik Pemda di dekat rumahnya untuk dilakukan perimbasan.

“Padahal kita juga banyak agenda jadi belum bisa menindak semua laporan dari warga” tambahnya.

Selain itu, jika pohon yang perlu ditebang berdekatan dengan kabel – kabel PLN, Telkom dan Biznet, sehingga perlu ada koordinasi antar pihak dahulu.

“Nanti Dinas Pkplh koordinasi dulu dengan pihak terkait. Kalo jaringan rumah yang kecil bisa langsung ditangani tapi kalo jaringan besar harus ijin tiga hari sebelumnya. Jadi tidak bisa sembarangan melakukan perlimbasan” tandasnya

KOMENTAR SEDULUR ISK :