Di Puyoh Dawe Truk Takbir Keliling Terguling, Renggut 2 Nyawa Pejalan Kaki

oleh
Truk elf beserta gerobag gandengannya yang terguling saat mengikuti Takbir Keliling di Desa Puyoh Dawe (foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Takbir keliling yang di lakukan oleh sejumlah pemuda warga Desa Puyoh telah merenggut korban. Kecelakaan tunggal terjadi saat sebuah truk engkel yang membawa sejumlah pemuda dan anak-anak mengikuti takbir keliling di wilayahnya.

Menurut Kanit Laka Polres Kudus Ipda Nur Alif, Kecelakaan tunggal di malam hari raya Idul fitri itu lantaran mobil truk Isuzu Elf dengan nomor polisi K-1853-EB berjalan dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.

Namun menurutnya, saat melintas di jalan tanjakan depan rumah H Suwito Dusun Buloh RT 02 RW 08 Desa Puyoh Kecamatan Dawe, truk mengalami tekanan beban sound sistem yg berat, sehingga truk tidak kuat menanjak dan melorot mundur, sementara truk sendiri membawa gandengan (towing) gerobag untuk mengangkut genset.

TRENDING :  Ketua MUI Kudus: Jadi Investor Syariah? Kenapa Tidak!

“Tak hanya truk yang terguling, grobak mesin Genset pun ikut terguling sedangkan pengemudi mengaku telah menginjak rem, namun rem tidak berfungsi atau blong yang berakibat menimpa iring-iringan peserta takbir jalan kaki serta mengakibatkan kedua peserta takbir keliling tersebut meninggal,” terangnya, Rabu (05/06/2019). .

TRENDING :  Aksi Unras Pekerja Karaoke Pati Sempat Memanas

Kecelakaan yang merenggut dua nyawa itu menimpa korban yang juga peserta Takbir keliling dengan pawai jalan kaki, kedua korban meninggal akibat tertimpa genset yang ada di gerobag towing,

“Siswanto (40) warga Desa Puyoh RT 05 RW 07, yang mengalami luka pada tulang rusuk dada kiri patah, sempat di bawa ke Puskesmas Dawe namun meninggal saat perjalanan menuju Puskesmas,” terang dia.

TRENDING :  Bawaslu Wajib Menegur ASN Yang Terlibat Pilkada

Korban meninggal kedua adalah seorang anak siswa SD yang juga pejalan kaki. “Bernama M. Bayu Kaliki (10) warga Desa Puyoh RT 04 RW 08 mengalami luka pada paha kanan patah, dibawa ke Puskesmas Dawe namun meninggal saat di perjalanan,” ungkap Kanit Laka. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :