Dibimbing 9 Pelatih, 54 Siswa Baru ASTI Kudus Ikuti Latihan Perdana

oleh -270 kali dibaca
Direktur Teknik ASTI, Yayat Hidayat saat memberikan materi pelatihan dan instruksi teknis kepada siswa baru ASTI Kudus, Kamis 09/06/2022 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Akademi sepak bola ASTI Kudus melaksanakan latihan perdana kepada sebanyak 54 siswa barunya di lapangan stadion Wergu Wetan, Kudus. Latihan perdana ini disebutnya untuk mengenalkan program biomotor yang dikembangkan oleh Akademi sebagai materi dasar dalam aspek keolahragaan, Kamis (09/07/2022).

Menurut CEO ASTI Kudus Arif Budiyanto, latihan perdana ini dipimpin oleh Direktur teknik Yayat Hidayat bersama 9 tim pelatih akademi lainnya. Termasuk pelatih baru yang direkrut oleh Akademi, Dwi Arif‎ dari Pekalongan yang sebelumnya menangani Persip U-17 Pekalongan. Dia menjadi satu di antara sembilan orang Tim pelatih yang dimiliki oleh ASTI.

“Latihan perdana dari 54 siswa yang baru datang pada 5 Juni kemarin ini dimaksudkan untuk mengembangkat kemampuan biomotor ke standar yang lebih tinggi. Oleh pelatih baru, mereka akan dibimbing dan dibentuk kemampuannya agar bisa pula membawa harum nama ASTI,” katanya saat ditemui di sela-sela latihan siswanya.

Menurutnya, kami juga dalam rangka memperkenalkan para pelatih kepada anak baru dan memulai melaksanakan program latihan yang diterapkan oleh Akademi ini.

Pelatih baru ASTi, Dwi Arif (El Nino) bersama CEO ASTI Kudus Arif Budiyanto disela-sela latihan perdana siswa baru, Kamis, 09/06/2022 (Foto: YM)

“Program latihan dilaksanakan sebanyak delapan kali praktek dan satu kali teori dalam satu minggu. Tak hanya memberikan latihan keterampilan bermain sepakbola, pihaknya juga membekalinya dengan karakter pemain. ‎Sebelum latihan dimulai, siswa bangun dari salat Subuh, mengaji baru mulai pelatihannya” ujar dia.

Saat ini, siswa akademi yang bergabung lebih dari 100 orang. Jumlah itu tak sedikit dari luar Kabupaten Kudus.

“Ada yang dari luar kota, misal Balikpapan, Kutai Timur, dan Lampung bahkan yang dari Kudus hanya dibawah 10 siswa,” ujar dia.

Senada, pelatih Dwi Arif atau yang punya julukan El Nino itu menambahkan, melatih siswa tidak hanya dengan meningkatkan keterampilannya bermain sepakbola.

“Namun juga melatih kerjasama antar pemain agar dapat tampil dengan baik di atas lapangan,” tuturnya.

Dia menjelaskan berbeda dengan melatih tim, maka melatih siswa di akademi menurutnya membutuhkan pendekatan individu yang lebih konsisten, terutama tentang pembentukan karakter pemain.

“Tidak hanya keterampilannya yang baik, kerjasama juga diperlukan serta karakter pemain juga menjadi konsentrasi pelatihan kami,” ujar dia. (YM/YM)



KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.