Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menggelar pameran, “Kudus Inkop UMKM Expo 2017”, yang tahun ini di selenggarakan 5 hari dari 27 September – 1 Oktober 2017 di lapangan Alun – alun Simpang tujuh Kudus. Rencananya pembukaan pameran diadakan pada Rabu, (27/9/17) malam.
Acara yang digelar setiap tahunnya tersebut merupakan salah satu rangkaian dalam peringatan HUT Ke-468 Kudus. Dengan mengambil tema “Dengan Hari Jadi Kota Kudus ke 468, Kita Wujudkan Masyarakat Yang Religius Dan Berbudaya, Kudus Semakin Sejahtera”.
“Kudus Inkop UMKM Expo tahun ini menyediakan sebanyak 75 stand yang berada di dalam Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Stand tersebut diisi oleh para pelaku UMKM yang berasal dari Kabupaten Kudus, UMKM binaan organisasi perangkat daerah (OPD), bursa kerja, serta 10 stand yang akan diisi Forum UMKM Jawa Tengah (Jateng), Sementara stand yang berada di luar alun-alun juga disediakan untuk para sponsorship.” jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Bambang Tri Waluyo kepada isknews.com

Bambang mengatakan pihaknya menargetkan transaksi Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar.Pihaknya menjelaskan, tahun ini acara tersebut merupakan yang keenam kalinya digelar sejak pertama kali dilaksanakan pada 2012.
“Dari tahun ke tahun selalu ada peningkatan penjualan dari para pelaku UMKM dari even ini, rata-rata setiap tahunnya peningkatan mencapai 15-20%” ujarnya saat ditemui dikantor dinasnya Senin, (25/9/17).
Acara tersebut, lanjut Bambang, juga merupakan bagian dari empat pilar program kerja Bupati Kudus. Biaya yang digunakan berasal dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk memfasilitasi para pelaku UMKM Kudus secara gratis, kecuali bagi para sponsor.
Pengalaman tahun lalu, pada acara yang sama, mampu mendatangkan pengunjung mencapai 24 ribu orang yang dilaksanakan selama lima hari. Bambang juga mengajak semua elemen masyarakat khususnya Kabupaten Kudus untuk hadir memeriahkan dengan bersuka cita merayakan ulang tahun Kota Kudus tercinta.
Bambang berharap, “Dengan adanya even ini, para pelaku UMKM bisa merasakan manfaatnya, seperti halnya, produknya bisa semakin di kenal luas oleh masyarakat. Jika sudah dikenal, maka penghasilan para pelakunya juga menjadi meningkat sehingga masyarakat semakin sejahtera,” tandasnya. (AJ)










