Disdikpora Kudus Jadi Sasaran Polisi Langsungkan Sosialisasi

oleh -456 Dilihat
Foto: Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, Iptu Ngatmin saat melangsungkan sosialisasi di Disdikpora Kudus. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Masih banyaknya pelajar yang belum mengindahkan pentingnya keselamatan berkendara. Serta minimnya pengetahuan terkait tata tertib berlalu lintas (lalin). Membuat personel Polres Kudus menggalakkan sosialisasi dengan sasaran pelajar, pentingnya penggunaan helm sebagai perangkat keselamatan saat berkendara.

Uniknya, selain terjun langsung ke sekolah-sekolah secara intensif, aparat kepolisian juga melangsungkan sosialisasi ke Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus.

“Sosialisasi ini kami langsungkan saat apel pagi di Kantor Disdikpora Kabupaten Kudus, yang dihadiri Kepala Dinas dan semua Kabid,” ungkap Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning melalui Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, Iptu Ngatmin, Kamis (08-02-2018).

Foto: Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, Iptu Ngatmin saat melangsungkan sosialisasi di Disdikpora Kudus. (Istimewa)

Disdikpora Kudus sebagai pembina fungsi guru yang mencakup seluruh wilayah Kudus, lanjutnya, diharapkan mampu meneruskan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar, khususnya pemakaian helm.

“Kami menyadari betul, banyak pelajar yang tidak terjangkau angkutan umum untuk menuju ke sekolahannya selama ini. Sehingga, mereka terpaksa menggunakan sepeda motor sebagai transportasi,” beber Iptu Ngatimin.

Meski begitu, Kanit Laka itu menambahkan, bukan alasan bagi pelajar untuk melakukan pelanggaran. Misalnya menggunaakan sepeda motor yang tidak dilengapi surat-surat kendaraan bermotor, ditambah tidak memakai helm.

“Banyak kami jumpai, pelajar yang tidak membawa sim, motornya tidak lengkap, serta tidak memakai helm. Perlu kami ingatkan, manfaat helm sangat fital untuk keselamatan saat berkendara, karena dapat melindungi kepala seumpama terjadi laka lantas,” paparnya.

Ditambahkan, ”Sekiranya ada sinergitas semua stakeholder pemerintah untuk pengadaan bus sekolah misalnya. Karena apa? Penyebab pelajar di bawah umur menggunakan sepeda motor ke sekolah tanpa pengawasan orangtua, karena tidak ada fasilitas itu.” (AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.