Disdikpora Kudus Pastikan Tak Ada Kegiatan Perudungan Selama Masa Orientasi Siswa

oleh
Disdikpora Kudus pastikan tak akan ada kegiatan bullying pada MOPD kali ini (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Masa orientasi siswa yang biasanya di laksanakan oleh para siswa baru pada awal tahun ajaran baru rawan menimbulkan potensi bullying atau perudungan yang dilakukan oleh senior ataupun panitiya kegiatan tersebut.

Untuk memastikan hal tersebut tak akan terjadi di wilayah kerjanya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora)
Kabupaten Kudus Joko Susilo melalui Kabid Kurikulum, Djamin memastikan tidak ada kegiatan perundungan selama masa orientasi peserta didik baru 2019 ini.

Disdikpora Kudus pastikan tak akan ada kegiatan bullying pada MOPD kali ini (Foto: YM)

Sebagai bentuk antisipasi, panitia Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) bahkan telah memasang sebuah banner pelayanan aduan jika terjadi kegiatan kekerasan maupun perundungan selama masa orientasi.

TRENDING :  Pelajar SMA di Jateng Serentak Laksanakan USBN

Dalam banner tersebut tertulis, Kawal Sekolah Aman. Dengan tidak mendiamkan aksi kekerasan, penganiayaan, pelecehan, perpeloncoan, perundungan, pemerasan dan tindakan kekerasan lainnya yang terjadi sekolah kita.

Dalam banner tersebut juga dicantumkan sejumlah nomor aduan. Seperti nomor sekolah, Disdikpora Kudus, Polsek, laman pengaduan dan nomor Kemendikbud.

“Setiap sekolah telah memasang banner ini. Misalnya terjadi tindakan tersebut bisa langsung dilaporkan,” ujar dia.

TRENDING :  PRA Kedungsari Kini Miliki Gedung PAUD Baru

Dengan tersedianya layanan ini, Djamin berharap siswa baru bisa lebih terlindungi dan membekali mereka untuk tidak membiarkan orang lain melakukan aksi perundungan terhadap dirinya.

Hal senada diungkapkan Kepala SMP 2 Kudus, Sujarwo melalui Waka Kesiswaannya, Rifai saat ditemui media ini di sekolahnya. Menuturkan masa orientasi siswa baru akan dilakukan selama tiga hari. Yakni mulai Senin (15/7) hingga Rabu (17/7).

“Dalam masa orientasi ini siswa baru akan dibekali dengan pengetahuan mengenai lingkungan sekolah, tata tertib, budaya dan ekstra kulikuler di sekolah,” jelasnya.

TRENDING :  Peringati HUT Kemerdekaan RI, Gereja Bethel Kudus Gelar Refleksi Keberagaman

Dia menegaskan, bahwa pihaknya juga telah berpesan agar kakak kelas yang menjadi panitia MOPD untuk tidak melakukan tindakan semena-mena kepada adik kelasnya.

“Kami tekankan mereka untuk menunjukkan sikap santun dan ramah dengan adik-adik kelasnya yang baru. Dan tadi saya cek, semuanya berjalan dengan baik. Peserta didik baru di sekolah kami menjalani masa orientasi ini dengan enjoy dan bahagia,” pungkasnya. (ila)

KOMENTAR SEDULUR ISK :