Gerindra Kudus Buka Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Rumah Warga Terdampak Banjir

oleh -1,320 kali dibaca
Sejumlah kader perempuan Partai Gerindra Kudus saat memasak di Dapur Umum yang didirikan untuk logistik pangan korban banjir di Kudus, Minggu (17/03/2024) (Foto: istimewa/Gerindra Kudus)

Kudus, isknews.com – Banjir besar yang melanda sebagian wilayah Jawa Tengah utamanya di Kudus dan Pantura Timur di bulan Ramadan tahun 2024 ini, membangkitkan kepedulian sosial dari para kader Gerindra di Kudus untuk membuat dapur umum dan memberikan ransum nasi dus gratis bagi para korban banjir.

Berkolaborasi dengan DPD Gerindra Jawa Tengah pimpinan Sudaryono, ketua DPC Gerindra Kudus Sulistyo Utomo mengatakan pihaknya saat ini sudah mendirikan dapur umum di kantor sekretariatnya yang sengaja dia gerakkan untuk membantu logistik berupa ransum makan kepada para korban banjir di Kudus dan sekitarnya.

“Dapur umum ini diinisiasi oleh Para kader perempuan dari Partai Gerindra, mereka yang memasak dan kemudian membungkusnya untuk kemudian disalurkan kepada warga terdampak banjir di Kudus. Bantuan makan ini sekaligus bisa untuk berbuka puasa,” ujar Sulistyo Utomo, Minggu (17/03/2024).

Ransum sebagian diserahkan langsung kepada warga yang terdampak banjir dan memilih bertahan di rumah dan sebagian lainnya, dibagikan untuk warga yang mengungsi di tempat pengungsian.

“Sebagian besar kami prioritaskan untuk disalurkan ke rumah, sementara sebagian yang lainnya kami salurkan ke pengungsian,” kata dia.

Menurutnya, pihaknya sengaja lebih memilih menyalurkan bantuan ransum makanan ini langsung kerumah-rumah warga yang terandam banjir, karena mereka yang sudah berada di tempat-tempat pengungsian kebutuhan logisti pangannya sudah banyak di cover oleh pengelola tempat-tempat pengungsian.

“Terkadang yang masih bertahan di rumah-rumah itu justru butuh bantuan dari kita, karena untuk memasak saja kondisi tempat mereka sudah tidak lagi memungkinkan, sementara suport pangan dari pihak pemerintah belum tentu menjangkau mereka. Sehingga kami mengambil inisiatif memberikan bantuan bagi mereka yang kini masih bertahan dirumahnya yang terendam,” terangnya.

Ini merupakan rutinitas sosial yang sudah seringkali kami lakukan saat ada bencana menimpa saudara-saudara kami, sekaligus sebagai bentuk rasa kepedulian di bulan yang penuh rahmat ini.

“Untuk hari ini kami membagikan kurang lebih sekitar 1.000 nasi dus nasi. Kegiatan ini sudah kami lakukan sejak kemarin hari Sabtu, dan insyaallah akan kami lakukan terus hingga banjir di Kudus surut,” kata dia.

Sementara itu, dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, hingga hari ini ada 1.233 orang yang mulai mengungsi di 16 tempat pengungsian di wilayah Kabupaten Kudus. Di Kudus sendiribanjir melanda 25 desa dengan jumlah 32.952 orang yang terdampak bencana banjir. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.