Kudus, isknews.com – Seluruh Jetis Kapuan Terendam dan Puluhan Warga Dievakuasi. Banjir yang meluas di wilayah Kabupaten Kudus kian mengkhawatirkan. Banjir merendam seluruh wilayah Desa Jetis Kapuan, Kecamatan Jati, dengan ketinggian genangan mencapai 80 sentimeter pada Rabu (14/1/2026).
Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi jalan provinsi penghubung Kabupaten Kudus–Grobogan, tepatnya di ruas Jati–Klambu.
Genangan air sepanjang kurang lebih dua kilometer tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan membahayakan kendaraan kecil.
Pantauan di lapangan menunjukkan, hanya kendaraan bertonase besar yang masih berani melintasi jalur tersebut.
Sementara itu, sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa berhenti setelah kendaraannya mogok akibat mesin terendam air.
Kanit Lantas Polsek Jati, Iptu Turmudzi, mengatakan pihaknya telah melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas di lokasi banjir sejak dua hari terakhir.
Ia mengimbau pengguna jalan, khususnya kendaraan kecil, agar tidak memaksakan diri melintasi genangan.
“Kami imbau kendaraan kecil yang hendak menuju Kabupaten Grobogan agar memutar melalui jalur alternatif Karangayar, Kabupaten Demak, demi keselamatan,” ujar Iptu Turmudzi.
Sementara itu, Camat Jati Zaenudin memastikan banjir telah merendam seluruh wilayah Desa Jetis Kapuan.
Menurutnya, genangan terdalam berada di wilayah paling timur desa.
“Hari ini dipastikan seluruh wilayah Desa Jetis Kapuan terendam. Ketinggian genangan terdalam sekitar 80 sentimeter,” jelas Zaenudin.
Ia menambahkan, petugas mulai mengevakuasi warga sejak pagi hari. Hingga siang ini, petugas mengevakuasi 60 jiwa ke tempat aman.
Selain itu, petugas langsung merujuk tiga warga lainnya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Pengungsi sementara kami arahkan ke Posko Gedung Muslimat di Desa Loram Kulon,” tambahnya.
Salah seorang pengungsi, Munawaroh (39), warga RW 5 Desa Jetis Kapuan, mengaku terpaksa meninggalkan rumahnya karena air terus naik sejak malam hari.
“Air sudah masuk rumah dan semakin tinggi. Kami khawatir kalau hujan masih turun,” tuturnya.
Hingga Rabu siang, hujan masih mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Kudus. Sementara genangan banjir di Desa Jetis Kapuan maupun di jalur Jati–Klambu belum menunjukkan tanda-tanda surut.(YM/YM)









