Giliran PKS Buka Pendaftaran dan Penjaringan Pilkada Kudus 2024 dari Luar Kader Partai

oleh -1,104 kali dibaca
Ketua Penjaringan Pilkada DPD PKS Kudus Rony Agus Santosa (tengah) dan koleganya Ruston Harahap serta ketua DPD PKS Kudus Sayid Yunanta saat umumkan pembukaan penjaringan Bacabup dan Bacawabup Kudus dari partainya, Senin (13/05/20240 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Setelah fokus pada konsentrasi penjaringan internal di lingkungan kader Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kudus. Hari ini Desk Pilkada Partai yang dipimpin ketua DPD Sayid Yunanta mulai membuka penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kudus 2024-2029, Senin (13/05/2024).

Meski sejumlah partai lain telah membuka ajang pendaftaran bacabup dan bacawabup, menurut ketua Penjaringan Pilkada Kudus, Rony Agus Santosa mengungkapkan, PKS sebelumnya lebih ingin mendengarkan masukan dan konsentrasi dari internal Partai dalam proses pembukaan penjaringan ini.

Sehingga setelah proses internal telah selesai dan muncul nama-nama yang diajukan kadernya, kini saatnya membuka kesempatan untuk masyarakat umum di luar kader PKS seluas-luasnya bagi siapapun yang merasa dirinya layak menjadi Bupati Kudus periode selanjutnya.

“Di hari pertama pembukaan pendaftaran, sudah ada 4 orang yang mengambil formulir pendaftaran. Meskipun diwakilkan oleh orang lain, ada 4 nama yang telah mengambil formulir pendaftaran ke kantor DPD PKS Kabupaten Kudus,” ujar Rony yang didampingi koleganya Ruston Harahap dan ketua DPD PKS Kudus Sayid Yunanta.

Dijelaskannya, empat nama yang sudah mengambil berkas pendaftaran adalah Sam’ani Intakoris, Bellinda Putri Sabrina Birton, Masan, dan seorang dosen UMKU, pegawai purna yang pernah menjadi Kepala Dinas Pertanian dan juga dikenal sebagai dalang, yakni Dr. Sunardi.

“Dari tanggal 13 hingga 20 Mei, kami membuka penjaringan serta pengambilan formulir. Kemudian tanggal 21 sampai akhir bulan Mei pengembalian berkas pendaftaran,” ungkap Roni saat ditemui di Kantor DPD PKS , jalan Bhakti, Burikan, Kecamatan Kota, Kudus.

“Untuk pengambilan formulir boleh diwakilkan, tapi kalau untuk penyerahan berkas pendaftaran harus datang langsung, karena calon harus menyampaikan visi misinya,” jelasnya melanjutkan.

Setelah proses penjaringan selesai, DPD PKS Kudus, jelas Roni, akan melanjutkan proses ke tahap penyaringan. Di mana pada tanggal 1 hingga 10 Juni 2024, DPD PKS Kudus akan menyaring siapa yang diajukan ke Dewan Pengurus Wilayah (DPW) untuk selanjutnya mendapat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS terkait siapa yang mendapat dukungan menjadi Bupati Kudus periode berikutnya.

Di sisi lain, Ketua DPD PKS Kabupaten Kudus, Sayid Yunanta mengatakan bahwa penjaringan calon bupati dari internal kader PKS Kudus juga masih dilakukan. Untuk hasilnya, Sayid belum bisa menyampaikan sebab masih perlu melalui proses penyaringan.

“Di internal kader kami masih proses penjaringan, eksternal juga sama penjaringan, kita godok bersama,” kata Sayid. Nanti semua nama-nama itu kana kami kirimkan ke DPP untuk di proses siapa yang akan memperoleh rekomendasi Partai. Kita ada tim sendiri yang nanti akan membahas siapa-siapa yang layak untuk mendapat rekomendasi mendatang,” terangnya.

Ditekankannya, kriteria bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung PKS tidak jauh dari jargon Kabupaten Kudus, yaitu Gusjigang (Bagus, Ngaji, Dagang) dan sia untuk mensejahterakan masyarakat Kudus.

“Harpan kami, dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini, Kabupaten Kudus mampu mempunyai pemimpin yang kreatif sert mampu menghadapi tuntutan kemajuan teknologi di era revolusi industri 4.0 maupun 5.0,” tandas anggota komisi B DPRD Kudus yang juga terpilih kembali dalam pemilu legislatif belum lama ini. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.