Hari Kunjung Perpustakaan di Peringati Oktober, Dinas Arpusda Siapkan Inovasi

oleh -330 Dilihat

Kudus, isknews.com – Hari Kunjung Perpustakaan dan Gemar Membaca merupakan pencanangan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1995 lalu dengan tujuan supaya masyarakat lebih gemar membaca. Pepatah mengatakan Membaca adalah Jendela Dunia, jadi dengan gemar membca kita akan memiliki pengetahuan yang luas.

Untuk itulah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kudus akan menyambut Hari Kunjungan Perpustakaan yang jatuh kemarin (14/9) serta peringatan bulan gemar membaca dengan mengadakan berbagai kegiatan yang rencananya dilaksanakan Oktober mendatang.

Kegiatan tersebut meliputi lomba bercerita untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan lomba menulis artikel tingkat sekolah menegah atas (SMA). Selain itu, ada juga pameran buku, pentas seni, lanching antologi puisi, dan lain sebagainya. Kegiatan semacam ini telah menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kudus, Masyudi kepada isknews.com Kamis, (15/9/17).

Selain diperingati sebagai hari kunjungan perpustakaan dan bulan gemar membaca, juga untuk mendongkrak tingkat kunjungan dan meningkatkan minat masyarakat terhadap budaya membaca. “Nantinya, masyarakat bisa mengetahui lebih jelas puncak kegiatan perayaan bulan gemar membaca agar ketertarikan mereka dengan gemar membaca terus meningkat,” jelasnya.

Ditambahkan Masyudi, sejauh ini persiapan telah dilaksanakan, adapun untuk jadwal pastinya menunggu hasil rapat.

Selain akan menggelar peringatan hari kunjungan dan bulan gemar membaca, saat ini pihaknya juga membuat inovasi “anyar” sebagai terobosan baru untuk meningkatkan minat baca yaitu E-Catalogue atau Katalog Elektronik. Gebrakan baru tersebut adalah sistem informasi elektronik yang mudah diakses dengan internet, disana memuat daftar, jenis, spesifikasi dari buku yang memuat berbagai disipilin ilmu.

Sampai Agustus 2017, tingkat kunjungan perpustakaan tercatat ada 2.039 pengunjung yang berasal dari latar belakang yang bebeda. Diantaranya dari kalangan pelajar dan mahasiswa hingga karyawan dan umum. “Minat baca yang sangat kurang membuat tingkat minat baca di Kota Kretek sangat rendah.” jelasnya. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.