Kudus, isknews.com – Liburan sekolah yang tinggal menghitung hari kerap menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua. Pasalnya, tidak sedikit anak yang justru menghabiskan sebagian besar waktunya bermain gadget selama masa libur.
Penggunaan gadget secara berlebihan dinilai dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak, terlebih ketika orang tua harus tetap bekerja dan anak berada di rumah tanpa pengawasan.
Melihat kondisi tersebut, Muslimin selaku Koordinator Holiday Program di Kota Kudus menghadirkan solusi edukatif agar liburan sekolah anak tetap produktif dan bermanfaat. Melalui Holiday Program, anak-anak diajak mengisi liburan dengan belajar bahasa Inggris menggunakan metode Kampung Inggris Pare yang telah terbukti efektif.
Program ini terinspirasi dari aktivitas belajar bahasa Inggris di Pare, Jawa Timur, yang setiap musim liburan selalu dipadati ratusan pelajar dari berbagai daerah, bahkan luar Pulau Jawa. “Kami menghadirkan Holiday Program di Kudus persis seperti yang ada di Pare. Mulai dari metode belajar, sistem pembelajaran, hingga kebiasaan berbahasa Inggris benar-benar kami hadirkan di Kudus,” ujar Muslimin.
Holiday Program ini akan berlangsung selama sepekan, mulai 22 hingga 28 Desember. Selama program, peserta dibekali berbagai materi seperti conversation, grammar, common expression, hingga public speaking. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan rasa percaya diri anak agar berani dan lancar berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
Menariknya, setiap hari peserta juga dilatih untuk melaporkan kegiatan belajar mereka kepada orang tua. Laporan tersebut disampaikan dalam bentuk video berbahasa Inggris yang dikirim langsung kepada orang tua, sehingga orang tua tetap bisa memantau perkembangan anak selama mengikuti program.
Kegiatan belajar dimulai sejak pagi hari dengan praktik percakapan antarpeserta. Selain itu, anak-anak juga dibekali kemampuan public speaking sebagai modal life skill di masa depan. Proses pembelajaran dikemas secara santai dan menyenangkan, tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga banyak dilakukan di luar ruangan agar suasana liburan tetap terasa.
Sebagai penutup kegiatan, peserta diajak refreshing berkeliling Kota Kudus menggunakan odong-odong. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan sekaligus tetap bernuansa edukatif.
Dalam Holiday Program ini, panitia juga menghadirkan para pengajar yang pernah belajar langsung di Kampung Inggris Pare. Dengan demikian, suasana dan kualitas pembelajaran diharapkan benar-benar menyerupai Kampung Inggris Pare. “Insyaallah di Kudus sudah lengkap, kualitas dan sistemnya seperti di Pare. Jadi lebih hemat biaya dan tidak perlu jauh dari rumah,” tambah Muslimin.
Bagi orang tua yang tertarik mendaftarkan anaknya dalam Holiday Program ini, informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor 0823-3179-0817. (*)







