Intensitas Kendaraan Tinggi, Infrastruktur Jembatan Tersono Ditingkatkan

oleh

Kudus, isknews.com – Proyek peningkatan jembatan Tersono yang terletak di sebelah selatan RSI Sunan Kudus (Yakis) kini sedang dilakukan. Jembatan yang menghubungkan ruas Desa Garung Lor Kaliwungu dan Desa Getassrabi Gebog tersebut dinilai telah mengalami penurunan kualitas akibat beban dan intensitas kendaraan yang melintasi diatasnya kini semakin tinggi.

Ditemui di lokasi proyek, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Arief Budi Siswanto mengatakan, proyek perbaikan jembatan ini ditarget rampung pertengahan bulan Desember tahun ini.

“Teknis perbaikan jembatan ini adalah dengan membuat Box Culvert yang berdimensi panjang 6.8 m dan lebar 3.6 m serta dengan ketinggian 2.3 m sebagai saluran dalam tanah atau gorong-gorong yang akan dilintasi aliran air dibawahnya,” kata Arief, Selasa (28/09/2020).

Disinggung soal antisipasi jika datang hujan dengan intensitas tinggi, Arief mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan kepada pelaksana untuk mempersiapkan pompa penyedot.

“Semua sudah diperhitungkan oleh pelaksana proyek,” kata dia.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Arief Budi Siswanto saat meninjau proyek peningkatan jembatan Tersono dengan salah seorang pelaksana proyek (Foto: YM)

Disebutkannya, jembatan yang dianggarkan senilai hampir setengah miliar Rupiah ini melintang diatas saluran drainase pertanian tersebut memiliki peran penting karena menghubungkan Jalur Kudus – Jepara juga jalur menuju ke jalan lingkar utara selain juga sebagai akses masuk menuju Rumah Sakit Islam Kudus.

Sementara itu, Gogon seorang pengawas independen dari unsur LSM yang ditemui dilokasi mengatakan, sejauh ini pekerjaan pembangunan jembatan Tersono ini menurutnya cukup baik.

“Saya menilai dari sejumlah pekerjaan pembangunan jembatan yang sedang dikerjakan sekarang ini, pekerjaan pembangunan jembatan ini saya nilai paling sesuai dan relevan antara perencanaan dan pelaksanaannya,” terang dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :