Kudus, isknews.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus, H. Ahmad Hamdani Hasanuddin, mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang amanah dan berintegritas dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Hal ini disampaikan Hamdani saat menerima kunjungan silaturahmi dan dialog bersama Kapolres Kudus, AKBP Ronni Bonic, di Aula Mubarokfood, Sabtu (5/10).
Dalam kesempatan tersebut, Hamdani menegaskan bahwa MUI terus berupaya untuk menjaga suasana damai di tengah masyarakat, khususnya menjelang Pilkada di tingkat kabupaten dan provinsi. Ia menekankan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak baik dan tidak terpengaruh oleh politik uang.
“Kami sering bertemu masyarakat, baik di pondok pesantren, majelis ta’lim, maupun saat menjadi khatib Sholat Jum’at. Harapan kami, Pilkada dapat berjalan damai, dan kita mendapatkan pemimpin yang amanah. Jangan sampai memilih karena serangan fajar. Kenalilah calon yang akan dipilih, carilah rekam jejaknya,” kata Hamdani.
Selain itu, Hamdani juga mengimbau masyarakat untuk tidak golput. Menurutnya, berpartisipasi dalam Pilkada merupakan tanggung jawab setiap warga negara. “Golput bukan pilihan yang bertanggung jawab. Mari sukseskan Pilkada dengan memilih dan tidak golput,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Kudus, AKBP Ronni Bonic, yang hadir dalam pertemuan tersebut, menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pilkada. Ia menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Jawa Tengah.
“Khususnya saat menjelang sholat Jum’at, mari bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif, mengingat saat ini masih dalam tahapan Pilkada 2024,” ujar Bonic.
Bonic juga mengapresiasi masukan dari para ulama untuk turut menjaga kondusivitas daerah. “Semoga pertemuan ini menjadi ajang diskusi yang bermanfaat dan kita dapat bersama-sama menjaga Kamtibmas agar Kudus tetap aman,” pungkasnya. (AS/YM)






