Jelang PTS Daring Besok, 812 Siswa SMPN 2 Kudus Terima Sim dan Kuota Internet Gratis

oleh

Kudus, isknews.com – Dengan harapan tidak ada alasan kendala kuota internet saat digelarnya penilaian tengah semester (PTS) yang akan dimulai besok Senin 14 hingga 25 September 2020 serentak diseluruh SMP di wilayah Kabupaten Kudus.

Mengantisipasi kebutuhan kuota data saat pelaksanaan PTS bagi siswanya. SMPN2 Kudus mulai hari Sabtu dan Minggu siang tadi membagikan ratusan kartu sim perdana beserta kuota 5 gb gratis kepada seluruh 812 siswa yang diberikan di sekolah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, Minggu (13/09/2020).

Dari pantauan media ini saat di lokasi, sejumlah siswa diwajibkan cuci tangan berjajar dan berjarak sebelum masuk kelas. Satu demi satu masuk kelas dalam susunan kursi bangku yang juga sudah disusun berjarak menunggu panggilan untuk menerima pembagian kartu sim perdana dengan kuota gratis dari guru mereka.

Salah seorang siswi SMPN 2 Kudus saat menerima kartu sim perdana dan kuota gratis dari sekolah (Foto: YM)

Menurut wakil kepala sekolah, Rifai, pembagian kuota ini dilakukan agar dalam pelaksanaan PTS nanti tidak ada kendala koneksi internet para siswa.

“Kami berharap tidak ada lagi alasan koneksi internet terutama terkait kuota data anak-anak saat pelaksanaan PTS daring yang akan dimulai besok pagi, karena kepada mereka semua telah kita bagikan sim perdana dengan kuota datanya,” kata Rifai, Minggu (13/09/2020).

Menurutnya sengaja pihak sekolah melakukan pembagian ini dalam waktu yang berjenjang dimulai hari Sabtu kemarin hingga hari Minggu ini untuk menghindari kerumunan.

“Kami bagi dengan cara kelas 7 dan sebagian kelas 8 sudah kami bagikan kemarin, lalau hari ini sebagian kelas 8 dan kelas 9, mereka menerima lalu kami minta terus langsung pulang ke rumah,” kata dia.

Rifai menjelaskan pembeayaan pembelian kuota data yang dibagikan kepada para siswa ini dengan menggunakan dana BOS karena menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 tahun 2020 disebutkan selama masa pandemi sekolah dapat menggunakan dana BOS untuk penyelenggaraan paket data internet.

Rifai, wakil kepala sekolah SMPN2 saat berikan arahan tentang bantuan dan kegunaan kartu sim dan kuota data gratis dari sekolah (foto: YM)

“Selama pandemi Covid-19, SMPN2 memang baru pertama kali ini memberikan paket data gratis bagi siswa yang mengalami kesulitan mengikuti pembelajaran daring karena terkendala kuota,” katanya.

Dalam pembelajaran daring ini, kami komunikasikan segala keluhan atau kendala yang dialami orang tua maupun siswa.

“Beberapa waktu lalu ada siswa yang mengeluhkan tidak memiliki kuota untuk mengirim tugas. Setelah kami komunikasikan, kami ambil solusi membelikan paket data bagi siswa tersebut melalui dana BOS reguler,” tuturnya.

Bahkan menurutnya tak hanya itu, pihak sekolah juga meminjamkan HP bagi siswanya yang benar-benar dilihat kondisinya memang tak mampu untuk membeli HP.

Sementara itu Danish Mirza Atharafy (12) siswa kelas 7C mengaku senang menerima pembagian kartu perdana dan kuota data gratis dari sekolahnya, karena menurutnya selama masa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) daring kuota menjadi salah satu problem bagi dia dan orangtuanya.

“Saya senang dapat bantuan kuota gratis dari sekolah, semoga ini dapat membantu meringankan kebutuhan kuota untuk belajar melalui daring,” ujar Danish.

Danish berharap bantuan kuota ini tidak hanya saat PTS saja, tapi terus menerus diberikan sebagai bantuan subsidi selama masa pandemi. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :