Jemput Bola, MDMC Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Kudus Terdampak Banjir

oleh -295 Dilihat
Tim medis MDMC melakukan pemeriksaan kesehatan warga terdampak banjir secara door to door di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Senin (19/1/2026). (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Akses layanan kesehatan yang terhambat akibat banjir mendorong Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) turun langsung ke permukiman warga. Melalui aksi jemput bola, MDMC memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Senin (19/1/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin oleh dr. Tony Hartanto bersama tim medis MDMC. Sebelumnya, dr. Tony juga sempat terlibat dalam misi penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh.

Pelayanan kesehatan dilakukan secara door to door dengan mendatangi rumah warga yang masih bertahan di tengah genangan. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, konsultasi keluhan kesehatan, hingga pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.

“Hari ini kami melakukan pengobatan di wilayah terdampak banjir Desa Setrokalangan dengan metode keliling, karena masih banyak warga yang kesulitan keluar rumah,” ungkap dr. Tony.

Menurutnya, genangan air yang masih menutup akses jalan menjadi kendala utama bagi warga untuk menuju fasilitas kesehatan. Selain itu, kondisi kesehatan sebagian masyarakat yang menurun turut memperberat upaya mobilisasi.

Dalam penyisiran lokasi, tim MDMC juga menemukan seorang warga dengan keterbatasan fisik yang tinggal di rumah terisolasi banjir. Rumah tersebut berada di sisi barat desa dan dikelilingi area persawahan yang hingga kini belum surut.

“Karena itulah kami memilih turun langsung agar warga yang tidak memungkinkan datang ke layanan kesehatan tetap bisa mendapatkan pemeriksaan,” jelasnya.

Pada pelaksanaan pengobatan hari ini, MDMC menargetkan dapat melayani sekitar 200 warga terdampak. Hingga sore hari, tim telah menjangkau kurang lebih 50 pasien dari sejumlah titik di Desa Setrokalangan.

“Data pasien akan kami laporkan ke posko koordinasi untuk dilakukan asesmen lanjutan. Jika diperlukan pemeriksaan tambahan, penanganannya akan dikoordinasikan lebih lanjut,” tandasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.