K-Esport Lounge, Tongkrongan Kekinian dengan Harga Merakyat

oleh -1.954 kali dibaca
Suasana di K-Esport Lounge yang kini dibuka kembali dengan manajemen baru (Foto: Mia)

Kudus, isknews.com – Kebiasaan anak-anak muda yang suka nongkrong, memicu menjamurnya cafe-cafe di Kabupaten Kudus. Mereka cenderung memilih tempat yang asik yang tak hanya dbuat untuk menikmati menu makanannya. Melainkan juga untuk menikmati suasana dan bercengkerama dengan teman-teman

Bukan hanya tentang tempat yang asik, tidak sedikit dari mereka yang memilih tempat nongkrong karena kuliner yang tersedia memiliki harga yang terjangkau murah.

K-Esport Lounge atau yang dulu dikenal dengan K Food Court berada di Jalan Ahmad Yani, Getas Pejaten, Jati, Kudus atau belakang Pizza Hut Delivery – PHD, sejak April lalu telah berganti manajemen dengan merubah imej bukan lagi sebagai cafe yang mahal namun kini semua kios food court yang ada disana menyajikan menu makanan dengan harga murah namun tetap dengan kualitas dan citarasa yang terjaga.

Salah satu pengelola stand di K-Esport Lounge, Wawan, mengungkapkan, sebelumnya tempat nongkrong tersebut dulunya terkenal dengan varian menu yang harganya sangat mahal. Kini, dia bersama penghuni stand lainnya menggantikan penghuni yang lama. Dan menghadirkan varian menu makanan yang dinilainya sangat terjangkau dengan cita rasa kelas bintang lima.

“Image mahal ingin kita hapus, kita harga merakyat dan suasananya enak. Ngobrol juga bisa, ada kopi kekinian,” ujarnya.

Baru sekitar satu minggu yang lalu Wawan menempati dan menjajal peruntungan di K-Esport Lounge ini. Sebelumnya, dia merupakan pedagang kaki lima (PKL) di Balai Jagong Kudus.

Menu yang ditawarkan olehnya, diantaranya adalah aneka varian tahu tuna, aneka gudeg, geprek, corn dog, seblak, dan es permen karet.

“Kita harga sangat terjangkau, mulai dari 5 ribuan hingga belasan ribu,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Hafid (33 tahun), pemilik kios nasi dan mie ayam goreng. Sebelum di K-Sport Lounge, dia sudah menggeluti bisnisnya sejak 4 tahun yang lalu di rumahnya.

“Kalau di rumah dulu saya terima takeaway saja. Karena sudah punya langganan, jadi yang datang kesini kebanyakan ya yang sudah langganan,” katanya.

Menu andalannya, tambah Hafid, adalah nasi goreng balungan. Sesuai dengan namanya, nasi goreng yang disajikan olehnya tidak menggunakan ayam suwir, tetapi dicampur dengan toping balungan ayam.

“Kita harga mulai dari 10 ribuan hingga 30 ribuan,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola K-Esport Lounge, Martinus Diaz (29 tahun), menuturkan bahwa tempat tongkrongan yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kudus, ini awalnya berkonsep untuk para gamers namun kini telah diperluas peruntukannya menjadi tempat nongkrong sambil menikmati hidangan kuliner bagi semua kalangan.

Bahkan dulu tiap minggu, kerap diadakan turnamen game di tempat tersebut. Suasana makin asik, ditambah dengan adanya suduk live musik yang sengaja disediakan untuk hiburan.

“Jadi ada beberapa sudut disini, ada hall room untuk gamers yang bisa juga disewa untuk kegiatan lain. Kemudian ada foodcourt, dan di belakang ada tempat yang akan kita buat untuk wedding outdor,” terangnya.

Salah seorang pengunjung K-Esport Lounge sedang menikmati santapan hidangan ditempat nongkrong dengan konsep baru (Foto: Mia)

Namun untuk tidak hanya para gamers, lokasi makan dan nongkrong asik ini juga banyak digandungi oleh semua kalangan.

“Kita modelnya seperti foodcourt, tidak hanya kopi-kopi dan makanan kekinian yang disediakan, tetapi juga ada makan berat,” ujarnya.

Fasilitas yang diberikan, lanjut Diaz, antara lain, stand varian makan, gazebo, hall room, wifi, toilet, musala, hingga wedding outdor.

“Kita buka dari jam 9 pagi sampai jam 12 malam,” tukasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.