Kudus, isknews.com – Memasuki bulan suci Ramadhan, Dinas Perdagangan Kudus kini sudah mulai mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sejumlah komoditas pangan di pasar-pasar tradisional. Sedangkan antisipasi lonjakan harga dengan menggelar pasar murah.
Untuk kepentingan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, melalui Dinas Perdagangan Kudus bakal menggelar pasar murah. Kegiatan ini akan dilaksanakan di sembilan Kecamatan di Kudus.” kata Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno yang ditemui di Pendopo kabupaten Kudus, Minggu (4/6/17).

“Kami sudah menjadwalkan pasar murah di pasar-pasar tradisional. Tujuannya, untuk meringankan masyarakat berbelanja kebutuhan rumah tangga dengan harga murah, kualitas terjamin dan bagus,” kata Imam.
Ia mengatakan, tidak ada model penjualan secara paket, terkecuali untuk beras sudah dalam bentuk kemasan 5 kg, sedangkan gula dan minyak goreng disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Tentunya, ada pembatasan pembelian secara maksimal masing-masing pemilik kupon,” ujarnya.
Dengan adanya pasar murah di tingkat kecamatan tersebut, dia berharap, masyarakat di Kudus bisa menikmati komoditas murah tersebut. Selain itu, kegiatan pasar murah tersebut juga untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu yang ada di sembilan kecamatan selama bulan puasa.
Nantinya, lanjut dia, masing-masing kecamatan dari sembilan kecamatan yang ada di Kudus akan mendapatkan jatah beras, gula dan minyak goreng secara merata.
Disinggung mengenai teknis pembelian sembako di pasar murah itu, menurut dia, semuanya telah diserahkan ke pihak kecamatan.
“Soal teknisnya bagaimana, serta urusan publikasi semua diurus pihak kecamatan. Yang penting jangan sampai masyarakat sekitar justeru tidak tahu dengan adanya kegiatan ini,” tutur dia. (YM)








