Mengaku Anggota Polisi, 8 Orang Rusak Gembok Tower yang Disegel Warga

oleh -3.904 kali dibaca
Sejumlah warga berkerumun disekitar tower yang sempat disegeloleh warga, Kamis 16/09/2021 (Foto: MR)

Kudus,isknews.com – Sejumlah orang yang mengaku sebagai anggota polisi merusak gembok yang dipasang warga pada tower yang berada di Jalan Pemuda RT 03 RW 04 Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Kamis (16/09/2021) malam.

Tower yang berdiri sejak 20 tahun lalu itu karena dianggap tak memiliki dokumen pendirian lalu disegel oleh warga pada tanggal 10 September 2021 lalu.

Menurut Parwono, Ketua RT 03 RW 04 saat berada di lokasi kejadian melihat 8 orang yang mengaku sebagai anggota Polres tiba-tiba menerobos masuk dengan merusak Gembok gerbang tower tersebut.

” Saya mendapat laporan warga bahwa pintu pagar Tower dirusak orang,kemudian saya bergegas menuju lokasi dan bertemu beberapa orang yang langsung saya suruh keluar,” ujar Parwono.

Menurutnya, sekira pukul 19.30 WIB kejadiannya dan terdapat 4 orang di dalam , 2 oramg di luar dan 2 lainnya berada di dalam mobil.

“Semuanya 8 orang dengan 2 mobil dan 2 sepeda motor.” Terangnya.

Bahkan salahsatu dari mereka yang berperawakan tinggi besar mengaku sebagai anggota Polsek yang kemudian ditindaklanjuti kepala desa menghubungi Kapolsek Kaliwungu.

Kepada anggota Polsek Kaliwungu yang berada di Lokasi Parwono juga menceritakan kondisi dalam 20 tahun ini dimana hari hari orang tuanya diliputi ketidaknyamanan.

”Saat hujan angin pak bahkan rumah jadi bergetar karena mungkin efek dari tegangan yang bocor dan suara angin meniup besi .” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Kliwungu melalui Kanit Samapta, Ipda Sugito menyampaikan bahwa kehadirannya sebagai upaya preventif agar tidak terjadi tindakan anarkis.

” Kami berharap warga tidak melakukan tindakan anarkis dan tetap menjaga kondusifitas.” Pesannya.

Sekretaris DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya ( GRIB JAYA ) ,Hadi yang berada di lokasi dengan tegas mengatakan bahwa dirinya akan menempuh jalur hukum atas pengakuan oknum perusak kunci pagar sebagai anggota Polsek dan sempat memberikan komentar jelek kepada GRIB.

“Besok kami akan menempuh jalur hukum dan melaporkan tindakan oknum yang mengaku sebagai anggota Polisi serta adanya upaya menjelekkan nama baik GRIB.” Tegasnya.

Terpisah kades desa Mijen, Singgih secara umum menegaskan bahwa perusahaan yang mengampu Tower di desa Mijen untuk menunjukkan legalitas yang menjadi syarat beroperasi nya Tower.

“ Intinya silahkan menunjukkan bukti legalitas berdirinya Tower.” Tandasnya. (MR/MR)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.