Naikkan Tarif Parkir Motor Jadi Rp 5 Ribu, Juru Parkir di Kudus Ini Diamankan Tim Saber Pungli

oleh -1,985 kali dibaca
Ilustrasi oleh AI, seorang juru parkir saat diamankan oleh para anggota Tim Saber Pungli (ilustrasi : YM)

Kudus, isknews.com – Menanggapi keresahan warga terkait tingginya tarif parkir motor di area tepi jalan umum, seorang oknum juru parkir nakal di area Masjid Agung Kudus diamankan oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Kudus. Pria juru parkir tersebut memperoleh pembinaan akibat memainkan tarif parkir menjadi mahal di wilayah pusat Kota Kudus.

Terdiri dari anggota kepolisian Polres Kudus, Satpol-PP, hingga inspektorat Kabupaten Kudus, saat melakukan sidak di sekitar area Masjid Agung Kudus, tim Saber Pungli menemukan fakta bahwa juru parkir di lokasi tersebut mematok tarif parkir sebesar Rp 5 ribu untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Tarif tersebut 5 kali lipat lebih mahal dari tarif parkir yang telah ditentukan dalam Perda Kabupaten Kudus Nomor 7 Tahun 2020 tentang Peninjauan Tarif Retribusi Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, Senin (11/12/2023).

Dalam Perda tersebut dijelaskan bahwa besar tarif retribusi parkir sepada motor sebesar Rp 1.000, mobil pribadi, pick-up, dan sejenisnya Rp 2.000.

Kemudian retribusi parkir bus, mikro bus, truk, dan sejenisnya Rp 2.000, serta retribusi parkir truk gandeng, tronton, trailer, dan sejenisnya Rp 3.000.

Ketua Saber Pungli Kabupaten Kudus yang juga merupakan Wakapolres Kudus Kompol Satya Adi Nugraha menjelaskan, tarif parkir yang mahal di sisi barat Alun-alun simpang 7 Kudus tersebut telah dikeluhkan banyak masyarakat.

Masyarakat juga sempat menyampaikan keluhan tersebut ke Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan melalui media sosial.

Menindaklanjuti hal itu, pada Sabtu, 9 Desember 2023 malam, tim Saber Pungli melakukan sidak ke lokasi yang dimaksud. Setidaknya ada satu oknum juru parkir yang diamankan saat itu untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Jadi kami melakukan penindakan, kami coba minta klarifikasi serta interograsi orang yang melakukan pungutan parkir dan kita lakukan pembinaan. Setelah itu kami juga membuat BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” jelas Kompol Satya saat dimintai keterangan, Senin (11/12/2023).

Dari keterangan oknum yang diamankan, lanjut Kompol Satya, tarif parkir lebih mahal dari Perda dilakukan karena lokasi sedang ramai dan memanfaatkan peluang untuk menambah pemasukan.

Dari hitungan kasar, setidaknya pemasukan yang didapat sekitar Rp 500 ribu untuk 100 motor yang parkir.

“Saat kami melakukan sidak itu malam minggu dan cukup ramai. Informasinya, selain malam minggu, tarif parkir juga sama 5 ribu rupiah,” ujarnya.

Setelah dilakukan penindakan, tim Saber Pungli menyerahkan tindakan lebih lanjut ke pemerintah daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Saber Pungli Kudus yang juga sebagai Kepala Inspektorat Kabupaten Kudus Eko Djumartono menjelaskan, setelah adanya penindakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) yang bertanggungjawab atas restribusi parkir di tepi jalan umum di wilayah Kabupaten Kudus.

“Untuk tindakan selanjutnya akan kami koordinasikan dengan Dishub,” katanya.

Selain itu, tim Saber Pungli akan terus memonitor juru parkir di wilayah Kabupaten Kudus sudah mematuhi Perda terkait retribusi parkir atau belum.

Eko juga menjelaskan, tim Saber Pungli memiliki tiga tuga pokok mengenai pemberantasan pungli. Pertama dengan melakukan sosialisasi. Kedua penyelidikan oleh intelejen, dan ketiga melakukan penindakan.

“Semoga setelah adanya penindakan ini, mereka (juru parkir) menarik uang parkir sesuai tarif yang ditentukan,” harap Eko.

Pihaknya pun memastikan, penindakan pungli akan terus dilakukan tim Saber Pungli. Bukan hanya kepada warga sipil saja, namun juga kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang diindikasi melakukan pungli. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.