Nasdem Usung Anies Pilpres 2024, Satu Fungsionaris DPC Jekulo Mundur

oleh -120 Dilihat
Seorang kader Partai Nasdem Jekulo mengundurkan diri setelah partainya mengusung Anies sebagai capres 2024 dengan secara simbolis melepas baju seragam partai lalu diserahkan kepada staf kantor DPC Partai tersebut (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Sambil melepas baju seragam Partai Nasdem dan menyerahkan surat pengunduran diri. Agus Riyanto Sekretaris DPC Partai Nasdem untuk wilayah Jekulo, menyatakan mundur dari Partai dengan pimpinan pusat Surya Paloh tersebut di Kantor sekretariat DPC Nasdem di jalan Mayor Kusmanto Pedawang, Kudus, Jumat (07/10/2022).

Agus Riyanto menyatakan mundur akibat DPP Partai Nasdem resmi mengusung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai calon presiden RI di Pemilu 2024 karena menganggap Anies belum layak menjadi seorang Presiden. Terlebih selama menjabat sebagai Gubernur Jakarta, Anies dinilai belum memiliki kapabilitas sebagai pemimpin yang mumpuni.

“Pengunduran diri ini terkait keputusan DPP Nasdem yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon Presiden 2024. Karena sampai saat ini saya belum melihat prestasi Anies sebagai pemimpin, disaat putra putri terbaik bangsa bermunculan dengan prestasi yang lebih baik,” jelas Agus selepas menyatakan mundur menjadi kader Nasdem, Jumat, 7 Oktober 2022.

Dengan keputusan pengunduran diri ini, Agus akan lebih fokus mengabdi kepada masyarakat. Pihaknya menegaskan bahwa keputusan pengunduran diri ini murni dari keputusan pribadinya.

Sementara itu dihubungi terpisah melalui telfon selularnya, Ketua DPD Partai Nasdem Kudus Superiyanto mengungkapkan terimakasihnya atas keputusan yang dipilih Agus. Diketahui, pengunduran diri Agus disebabkan DPP Partai Nasdem melalui Ketua Umum Surya Paloh mendeklarasikan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden RI dalam Pemilu 2024 mendatang.

“Itu menjadi hak politiknya. Mungkin ada ketidakpuasan dengan Capres yang diputuskan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Kami menyambut baik sikap politik mas Agus tersebut,” katanya, Jumat, 7 Oktober 2022 sore.

Bahkan, pengunduran diri Agus sebagai anggota kader Nasdem dinilai Superiyanto tidak berpengaruh sama sekali dengan Partai Nasdem. Secepatnya kekosongan jabatan Sekretaris DPC Partai Nasdem wilayah Jekulo akan segera diisi oleh kader yang dinilai lebih mumpuni.

“Tidak masalah, kami tidak mempermasalahkan itu (pengunduran diri Agus). Tidak ada masalah yang signifikan. Insyaallah itu bisa menjadi besar, ada pengganti yang lebih bisa membesarkan partai. Ini sikap politik beliau mas Agus, tidak masalah lah,” sambungnya.

Lebih lanjut, bila pun nanti akan ada lebih banyak kader Partai Nasdem Kudus yang mengundurkan diri, Superiyanto tidak meras bermasalah. Hal itu bukan menjadi tantangan bagi partai, namun menjadi sebuah kesuksesan Partai Nasdem.

Terlebih, selepas pengumuman Anies Baswedan sebagai calon presiden RI, ribuan orang dikatakan mendaftar sebagai kader Nasdem yang baru.

“Setelah adanya pencapresan Pak Anies yang diumumkan Pak Surya, banyak yang mendaftar ke Nasdem. Sekitar sepuluh ribuan,” katanya.

Atas keputusan politik yang dipilih para kader partai Nasdem, Superiyanto tidak bisa memaksakan apapun. Cukup bisa menerima semua keputusan yang dipilih.

Sebab, bila setiap keinginan kader harus diakomodir dan dipenuhi, tetap saja akan ada yang memiliki sikap berbeda. Untuk itu, dewan pimpinan daerah maupun pusat tidak bisa mengakomodir setiap kepentingan pribadi masing-masing kader. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.