Nekad Beroperasi, Penjual Miras dan Pengusaha Karaoke Ditipiring

oleh -1,557 kali dibaca

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Melanggar Perda Kabupaten Jepara, seorang penjual miras dan pengusaha karaoke dikenai tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Jepara, Rabu (2/8/2017) siang. Dalam sidang yang dipimpin hakim Demi Hadiyantoro, SH ini, keduanya divonis untuk membayar denda masing-masing Rp.5 juta dan Rp.4 juta.

Penjual miras yang dikenai tipiring yakni Sunarso (1969) warga Kelurahan Ujungbatu RT 15 RW 4. Sunarso didakwa melanggar pasal 3 Perda Nomor 4 Tahun 2001 Tentang Larangan Minuman Beralkohol. Sunarso terjaring razia yang dilakukan oleh Satpol PP Jepara pada Jumat (28/7/2017) malam lalu. Puluhan botol minuman keras berbagai merk disita dari kediamannya di Kelurahan Ujungbatu tersebut.

Kasie Penegakan Perda Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara Anwar Sadat menyampaikan, bagi Sunarso, ini bukan kali pertama dikenai tipiring, melainkan sudah yang ketiga kalinya. Yang pertama lalu pada 31 Agustus 2016 dikenai denda Tp.500 ribu dan yang kedua  pada 21 Februari 2017 divonis denda Rp. 2 juta. Untuk kali ketiga ini, terdakwa dikenai denda Rp.4 juta subsider satu bulan penjara. “Jika nanti tetap nekad dan terkena lagi akan langsung divonis kurungan tidak ada lagi denda,” ujar Sadat, Kamis (3/8/2017).

Sementara pengusaha karaoke yang juga dikenai tipiring yakni Murtijah, warga Desa Bugel Kecamatan Kedung. Murtijah didakwa melanggar Perda Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. Oleh hakim, Murtijah dikenai denda Rp.5 juta subsider satu bulan kurungan. “Murtijah ini meneruskan usaha karaoke milik Amin, adiknya yang telah meninggal dunia. Terdakwa melanggar Perda tentang Usaha Pariwisata,” jelasnya.

Barang bukti yang sempat disita yakni dua buah power, dua buah DV,6 buah mic 6, serta puluhan botol miras. Untuk barang bukti miras tetap sita, sedangkan yang lainnya seperti peralatan karaoke dikembalikan sesudah sidang. Majelis hakim juga sudah menyatakan, jika nanti tetap buka akan langsung dipenjara. “Setelah ini, kita akan terus rutin melakukan penyisiran, lantaran masih disinyalir ada karaoke yang masih buka,” tandasnya. (ZA).

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.