Pameran Wisata dan Sarasehan Tentang Kretek Bakal Digelar di Museum Kretek Kudus

oleh -238 Dilihat
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kudus Mutrikah, saat mengumumkan rencana pelaksanaan pameran wisata, sarasehan kretek dan sejumlah kegiatan lainnya bersama aktifis dan panitiya pelaksana kegiatan (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Satu lagi agenda budaya dan pariwisata bakal digelar di kota kretek. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus dijadwalkan akan menggelar pameran tentang daya tarik wisata, yang akan dilangsungkan di Museum Kretek Kudus, pada 18 dan 19 Februari 2023.

Tak hanya itu, dalam even tersebut juga akan dilaksanakan sarasehan tentang budaya kretek serta launching (peluncuran) Creative Hub (Rumah Kreatif) Kudus dan e-catalogue (katalog elektronik) produk ekonomi kreatif Kudus.

Kepala Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) Kabupaten Kudus, Hj Mutrikah SH menjelaskan, event ajang promosi wisata tersebut, merupakan kerja bareng Disbudpar , Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kudus, R-TAR (Republik Tembakau Akar Rumput) Indonesia, serta para pemangku kepentingan kepariwisataan di Kota Kretek.

“Nantinya, pameran direncanakan akan dibuka oleh Bupati HM Hartopo pada Sabtu (18 Februari 2023). Sekaligus bupati juga akan meluncurkan Rumah Kreatif KEK Kudus serta e-catalogue yang berisi produk ekonomi kreatif di Kudus. Di samping digelar sarasehan tentang kretek sebagai sebuah budaya, dengan tiga orang nara sumber yang kompeten,” ujar Mutrikah saat menggelar jumpa pers bersama sejumlah awak media di Kudus, Selasa (14/02/2023).

Pameran menggelar sebanyak 47 unit stan yang memajang berbagai produk atau destinasi wisata. Sebanyak 21 stan di antaranya akan diisi produk para penggiat R-TAR dari Kudus sendiri maupun Yogyakarta, Temangung, Boyolali, Cianjur, dan Situbondo, yang mengusung tema “Kretek Pulang ke Rumah”, antara lain berupa tembakau, pipa cangklong, pipa rokok batangan, dan cerutu.

 Kemudian sebanyak 14 stan, akan menampilkan destinasi wisata di 24 desa wisata berupa kuliner khas Kudus, kerajinan, budaya, dan alam, serta asosiasi biro perjalanan wisata di Kudus, PHRI (Persatuan Hotel dan Restauran Republik Indonesia) Kudus, dan stan informasi pariwisata oleh Disbudpar Kudus. Adapun KEK Kudus akan mengisi pelbagai produk kreatif pada 12 stan.

Komunitas musik blues Kudus berencana menampilkan lima grup band dalam pameran, serta kesenian tradisional. Panitia yang diwakili Ketua KEK Kudus, Valerie Yudistira Pramudya dan beberapa penggiat R-TAR Kudus telah melaporkan rencana pameran kepada Bupati HM Hartopo. Berdasar informasi per hari ini, sebanyak 600 penggiat R-TAR dari pelbagai kota di Indonesia akan menghadiri pameran, Selain juga secara khusus akan mengadakan wisata budaya kretek. Pameran selama dua hari tersebut terbuka bagi warga masyarakat. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.