Parijoto Bukanlah Buah Endemis dari Lereng Muria

oleh -144 Dilihat
Parijoto Bukanlah Buah Endemis dari Lereng Muria
Foto: Buah parijoto yang dijual di kawasan Wisata Makam Sunan Muria. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Buah parijoto, merupakan salah satu oleh-oleh khas dari lereng Gunung Muria. Banyak peziarah dan wisatawan yang sengaja membeli parijoto untuk diberikan kepada keluarga maupun sanak saudaranya yang tengah hamil.

Menurut mitos yang berkembang di masyarakat Kudus, jika seorang ibu hamil mengkonsumsi parijoto, maka anaknya akan kalau perempuan akan cantik dan jika laki-laki akan tampan. Diakui maupun tidak, keberadaan mitos tersebut membuat buah peninggalan Sunan Muria ini, banyak diserbu oleh peziarah dan wisatawan.

Asih (30), warga asal Kabupaten Demak ini, juga tidak menyia-nyiakan kesempatannya berkunjung ke Makan Sunan Muria dengan membeli buah parijoto. Asih mengatakan, buah parijoto ini, nantinya akan di berikan kepada saudaranya yang tengah hamil.

“Katanya, kalau mengkonsumsi parijoto anaknya bisa ganteng dan cantik. Karena itu, saudara saya memesan saya untuk membelikan buah parijoto ketika berkunjung ke sini,” kata Asih.

Parijoto Bukanlah Buah Endemis dari Lereng Muria
Foto: Buah parijoto yang dijual di kawasan Wisata Makam Sunan Muria. (Istimewa)

Hal senada diungkapkan oleh Teguh, salah satu warga Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, bahwa mitos tentang parijoto memeng ada dan berkembang luas di masyarakat. Namun, sampai saat ini Teguh belum bisa memastikan apakah hal tersebut sebuah mitos atau fakta.

Menurutnya, parijoto sebenarnya bukanlah buah asli dan khas dari lereng Gunung Muria. Karena, di beberapa gunung di Indonesia juga ditemukan buah parijoto. Hanya saja buah parijoto dari setiap gunung memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda.

“Teman saya ada yang seorang pendaki gunung-gunung di Indonesia. Ia pernah mengatakan kalau dibeberapa gunung di Indonesia juga ditemukan tanaman parijoto. Namun, ukuran dan bentuknya berbeda-beda. Ada yang lebih besar dan ada pula yang ukuran buahnya sangat kecil,” jelasnya.

Dilanjutkan Teguh, “Untuk bentuknya, ada yang lonjong, ada juga yang bulat seperti parijoto di Lereng Muria ini. Hal yang membedakan parijoto Muria dan parijoto dari gunung lainnya adalah keberadaan mitos yang menyelubunginya. Karena satu-satunya parijoto yang memiliki mitos yakni parijoto dari Lereng Muria ini.” (NNC/WH).

No More Posts Available.

No more pages to load.