Penguatan UMKM Terus Dilakukan

oleh -479 Dilihat

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) perlu untuk terus dikuatkan. Hal ini lantaran sektor ini yang paling kuat bertahan ketika krisis ekonomi terjadi. Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi IV DPRD RI Abdul Wachid, saat menghadiri pameran Bumi Kartini Expo, di alun-alun Jepara, Jumat (21/4/2017) siang.

Menurut Wakhid, di beberapa krisis moneter yang sempat melanda Indonesia beberapa waktu lalu, pelaku UMKM masih terus bisa bertahan, ketika pelaku usaha lain tergoncang. Di Jepara sendiri, banyak pelaku UMKM yang perlu mendapatkan perhatian. “Jepara ini masih didominasi oleh industri kecil menengah yang butuh banyak perhatian. Sebab, meskipun mampu bertahan di tengah krisis, banyak persoalan yang menghambat perkembangan sektor ini,” kata politisi Gerindra ini.

Lebih lanjut Wakhid menjelaskan, kelemahan sektor UMKM ini diantaranya yakni soal menejemen keuangan, permodalan hingga soal SDM. Berbagai permasalahan itu harus dicarikan solusi untuk penguatan UMKM. “Untuk itu kita datang dengan membawa Permodalan Nasional Madani yang bisa memberikan solusi peminjaman keuangan kepada pelaku UMKM di Jepara,” imbuhnya.

PNM Madani, selain memberikan pinjaman modal, juga diharapkan memberikan berbagai macam pelatihan penguatan kapasitas SDM, menejemen keuangan hingga produksi. “Pelatihan mulai dari produksi hingga pemasaran termasuk pacakging,” jelasnya.

Wakhid menambahkan, kelemahan produk UMKM juga masih belum bisa bersaing dengan produk dari luar. Penguatan desain produk juga harus dilakukan oleh berbagai pihak agar bisa bersaing.

Sementara itu, Asisten III Sekda Jepara Fadkhurrozi mengatakan, pameran adalah hal strategis untuk ekspansi bisnis. Expo juga untuk media kenalkan produk unggulan yang dihasilkan oleh UMKM. “Untuk itu kita minta peserta untuk manfaatkan sebaik baiknya pameran ini. Diakui atau tidak masih banyak warga yang belum kenal produk Jepara,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 stan dari berbagai produk, mulai dari souvenir, batik, tenun, kuliner hingga tanaman. Pameran ini akan digelar sampai Minggu (23/4/2017). (ZA)

No More Posts Available.

No more pages to load.