Perdalam Wawasan Keislaman, Dosen dan Pegawai UMKU Ikuti ‘Baitul Arqom’

oleh -382 kali dibaca
Rektor UMKU Rusnoto, SKM., M.Kes (Epid) saat berikan sambutan kegiatan Darul Arqom (Foto: istimewa)

Kudus,isknews.com – Universitas Muhamamdiyah Kudus (UMKU) gelar Baitul Arqom (BA) bagi Badan Pembina Harian (BPH), Dosen dan Pegawai di lingkungan kampus UMKU melalui virtual, zoom meeting, Rabu (05/02/2021).

Baitul Arqam adalah kegiatan di persyarikatan Muhammadiyah untuk menanamkan dan menambah wawasan tentang keislaman dan kemuhamamdiyahan yang biasanya dilakukan di bulan suci Ramadhan.

Ada lima materi dan kajian yang disampaikan dalam kegiatan Baitul arqam kali ini, materi-materi yang disampaikan yakni Mengenal Gerakan Muhammadiyah, Faham Agama dalam Muhammadiyah, Profil Kader Muhamamdiyah, Nilai Perjuangan Tokoh Muhamamdiyah, Pembinaan Kader di Amal Usaha Muhamamdiyah.

Suasana kegiatan Baitul Arqom daring di UMKU yang diikuti oleh BPH, Dosen dan Pegawai (Foto: istimewa)

Kegiatan Baitul Arqom ini juga merupakan rangkaian kegiatan Ramadhan UMKU. Pesarta BA diikuti oleh BPH, Dosen dan Pegawai, khususnya Dosen dan pegawai baru.

Rektor UMKU, Rusnoto, SKM., M.Kes (Epid) dalam sambutannya menyampaikan harapannya dalam kegiatan Baitul arqam ini, dapat menjadi refleksi diri untuk menanamkan kebaikan, berusaha dan selalu bersyukur. Rusnoto menyampaikan tentang rumus kebaikan sebagai motivasi bagi diri.

“ Satu saja amalan kebaikan yang diberikan, maka ibarat menanam biji, biji tersebut akan menumbuhkan sebuah tangkai, dan nantinya akan menghasilkan banyak buah. Seperti itulah sebuah Kebaikan, yang nantinya balasannya akan dilipatkandakan, dan spirit kebaikan juga akan menular” katanya.

Lebih lanjut Rusnoto juga menyampaikan bahwa meskipun melalui virtual, peserta Baitul Arqam telah mengeluarkan waktu tenaga dan pikirannya, dengan segala yang dikeluarkan ia berharap dapat bernilai sebagai ibadah.

Materi pertama dalam kegiatan ini yakni tentang Mengenal Gerakan Muhammadiyah yang disampaikan oleh Drs. Sajad Abdi, M.Pd selaku Ketua BPH UMKU. Sajad menyampaikan bahwa asal mula istilah Baitul Arqom, adalah terinspirasi dari salah satu rumah sahabat nabi, dimana tempat tersebut digunakan sebagai tempat berkumpul untuk membahas perjuangan.

Lebih lanjut,  Sajad menyampaikan bagaimana latar belakang lahirnya Muhammadiyah baik secara internal dan eksternal.

“Dari segi internal, Aspirasi keagamaan (inspirasi dari surat Al-Imran 104) dan keadaan umat mejadi inpirasi Ahmad  Dahlan. Sedangkan alasan eksternalnya yakni ketika Ahmad Dahlan melihat ada banyak praktik ajaran Islam yang tercampur dengan ajaran lain. Sajad juga menyampaikan bahawa Muhamamdiyah merupakan Gerakan yang Logis, tidak kemaki, dan ikhlas,” tuturnya.

Materi kedua tentang Faham Agama dalam Muhammadiyah yang disampaikan oleh Drs. H. Tafsir, M. Ag, . Ia menyampaikan tentang bagaimana ruang lingkup paham agama dalam Muhammadiyah, perbedaan Syariah dan fikih.

Selain itu ia juga menggambarkan bagaimana Syariah dan Fikih bekerja. Islam sebagai Syariah tidak bisa berubah karena Syariah sudah final, namun pemahaman manusia terhadap Syariah bisa saja berubah, atau bisa disebut juga sebagai Fiqih.

Materi ketiga yakni tentang Profil Kader dan Nilai Perjuangan Tokoh Muhamamdiyah, yang disampaikan oleh Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D.

“Kader merupakan tenaga inti dalam persyarikatan yang menggerakan organisasi kearah tercapainya tujuan”, Kata Sayuti

Ada beberapa karakter dan ciri-ciri kader ungkap sayuti, yakni kader harus Ikhlas, jujur, amanah dan tabligh. Kader Muhamamdiyah bisa meneladani Ahmad Dahlan, dimana dulu ia melepas hartanya untuk mendirikan sekolah.

Selain itu, Kader juga memiliki sifat jujur (dapat dipercaya), sikap jujur akan menumbuhkan kepercayaan dari masyarakat.

Materi selanjutnya yakni Nilai Perjuangan Tokoh Muhamamdiyah, yang disampaikan oleh Dr. Muhammadiyah Samsudin, M.Pd. tentang bagaimana Riwayat perjuangan Ahmad Dahlan, sebagai sosok yang gemar menuntut ilmu, luwes dalam pergaulan, berdakwah dengan berdialog dan tabah menghadapi cobaan. Sehingga patut diteladani oleh kader Muhammadiyah.

Materi Terakhir tentang Pembinaan Kader di Amal Usaha Muhamamdiyah, disampaikan oleh Prof. Dr. Suyatno, M.Pd dan dilanjutkan dengantausiyah yang diisi oleh Dr. Rozihan, M.Ag selaku BPH UMKU. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.