Pj Bupati Kudus Pastikan Stok dan Buffering Elpiji di Kudus Aman

oleh -1,504 kali dibaca
Pj Bupati Kudus Hasabn Chabibie saat melakukan peninjauan di SPBE Kaliwungu Kudus, Selasa 19/03/2024 (Foto: Mia)

Kudus, isknews.com – Warga di Kudus tak perlu panic buying  atau pembelian secara banyak karena kekhawatiran terhadap kelangkaan bahan bakar gas terutama gas elpiji 3 kg. Karena kelangkaan pasokan gas elpiji untuk wilayah Kabupaten Kudus kini dipastikan telah aman.

Hal itu ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kudus, M Hasan Chabibe saat meninjau di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kecamatan Kaliwungu, Kudus bersama branch manager Pertamina wilayah Kudus pada Selasa (19/02/2024) siang.

Pj Bupati Kudus memastikan bahwa pasokan gas elpiji aman per hari ini. Baik itu gas elpiji subsidi 3 kilogram dan non subsidi 5,5 kilogram serta 12 kilogram. Termasuk buffering atau tambahan fluktuatif gas elpiji 5 persen untuk kebutuhan Bulan Ramadan.

“Kami sudah pastikan kita cek ke produksi, alhamdulillah per hari ini,” tandasnya.

Kebutuhan suplai gas elpiji subsidi di Kabupaten Kudus sendiri, disebut Hasan, ada sekitar 34 ribu tabung gas setiap harinya. Gas elpiji berukuran 3 kilogram atau gas melon itu diperuntukkan bagi rumah tangga dan industri UMKM.

Buffering 5 persen disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi gas elpiji di Bulan Ramadan. Terutama para pelaku UMKM untuk menyiapkan takjil. Serta, untuk mengantisipasi lonjakan akibat dampak bencana banjir yang terjadi di Kudus.

“Suplai untuk 34 ribu tabung untuk kudus itu sudah mencukupi, dan bahkan ada bufering karena ramadan juga disiapkan 5 persen dari 34 ribu, seandainya ada kebutuhan yang agak melonjak,” katanya.

Seperti diketahui buffering atau tambahan fluktuatif gas elpiji subsidi atau gas melon sebesar 5 persen untuk kebutuhan Bulan Ramadan menjadi kebijakan pemerintah di bulan dengan permintaan gas elpiji tinggi tersebut.

Hasan pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak pelu panik maupun khawatir dengan kondisi pasokan gas elpiji saat ini. Dengan pulihnya kembali pasokan gas elpiji di Kudus ini, Pihaknya berharap masyarakat bisa kembali melakukan aktivitas secara normal.

Sementara itu, Sales Branch Manager PT Pertamina wilayah Kudus, Januar menambahkan bahwa harga gas melon di pangkalan di patok seharag Rp 15.500. Harga itu merupakan harga yang telah ditentukan oleh PT Pertamina.

“Harga di pangkalan Rp 15.500, yang di pengecer bukan wilayah Pertamina, yang kami pastikan di pangkalan segitu,” ujarnya.

Ditegaskannya bahwa keterlambatan pasokan gas elpiji di Kabupaten Kudus beberapa waktu lalu tidak dipengaruhi oleh bencana banjir. Melainkan kapal pemasok gas elpiji yang tidak bisa berlabuh di Kabupaten Rembang lantaran dampak cuaca.

“Kini semuanya sudah berjalan dengan normal dan lancar,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.