Plt Bupati HM Hartopo : Target PAD Kudus 2019 Rp 335 Miliar, Realisasi Lebih 100 Persen

oleh

Kudus, isknews.com – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus dengan agenda penjelasan Bupati Kudus terhadap Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2019, berlangsung siang tadi, Rabu (08/07/2020).

Dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Masan dengan didampingi Para Wakil Ketua, Ilwani, Tri Erna Sulistyawat, dan Sulisyo Utomo. Rapat dihadiri oleh 33 anggota yang dari jumlah seluruh anggota DPRD sebanyak 45 orang.

Turut hadir pula dalam rapat tersebut pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus H.M. Hartopo jajaran unsur Forkopinda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kudus.

Dalam kesempatan itu Hartopo memaparkan pengelolaan anggaran pendapatan daerah tahun 2019 yang telah ditetapkan, yakni 2,1 triliun rupiah. Namun, dalam pelaksanaannya terealisasi sebesar 2 triliun rupiah.

“Laporan terkait pertanggungjawaban kemarin tahun 2019. Alhamdulillah bisa hampir terealisasi semua, sekitar 98,67 persen,” paparnya saat dijumpai usai rapat Paripurna.

Suasana Rapat paripurna DPRD Kabupaten Kudus dengan agenda penjelasan Bupati Kudus terhadap Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2019 (Foto: YM)

Lebih lanjut, Hartopo menjabarkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil kekayaan daerah dan lain-lain PAD yang sah. Secara keseluruhan, total PAD yang dianggarkan sebesar 335 miliar rupiah, dan terealisasi 343,8 miliar rupiah, atau 102,58 persen.

Adapun rincian PAD dari sektor pajak daerah yang dianggarkan sebesar 113 miliar rupiah, dan terealisasi 125,7 miliar rupiah, atau 110,83 persen. Sedangkan retribusi daerah yang dianggarkan sebesar 31,5 miliar rupiah dan terealisasi 20 miliar rupiah, atau hanya 63,5 persen.

“Retribusi kemarin memang tidak target, makanya ini kita upayakan, untuk semua agenda kita tata. Termasuk parkir kemarin kita datangkan juga kita mengecek dari hulu sampai hilirnya biar terdeteksi semua. Baru kita evaluasi, kemarin ada parkir juga terlanjur kontrak sampai 2021, jadi kita nunggu itu dulu, tapi kita tekankan harus target,” tegasnya.

Sedangkan dari sektor belanja dan transfer daerah tahun 2019 yang ditetapkan sebesar 2,2 triliun rupiah dan terealisasi 2 triliun rupiah, atau 90,4 persen. Lalu dari sektor surplus/defisit anggaran terealisasi pendapatan daerah sebesar 2,09 triliun rupiah dibanding dengan realisasi belanja daerah sebesar 2,06 triliun rupiah. Sehingga terdapat surplus sebesar 28,8 miliar rupiah.

Terakhir, terkait Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun 2019 terdapat surplus sebesar 28,7 miliar rupiah dengan pembiayaan netto sebesar 162 miliar rupiah. Maka SiLPA Kabupaten Kudus tahun 2019 sebesar 190,9 miliar rupiah.

“Pengkajian ulang (terkait retribusi yang tidak target,red) pasti ada. Tapi karena adanya Covid-19 ini kan kita jadi terfokus ke Covid-19. Nanti di sela-sela ini pasti kita kaji lagi,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :