PLTU TJB Unit 5 dan 6 Akan Beroperasi Tahun 2021

oleh -1,722 kali dibaca

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – PLTU Tanjung Jati B (TJB) unit 5 dan 6 yan g ada di Desa Tubanan Kecamatan Kembang ditargetkan akan mulai beroperasi tahun 2021 mendatang. Proses pembangunan dua unit masing-masing berkapasitas 1000 Megawatt (MW) ini mulai dilakukan April 2017. Saat ini proses pembangunan sedang dalam tahap pemancangan. Pembangunan dua unit PLTU tambahan ini akan melengkapi empat unit yang sudah beroperasi sebelumnya di lokasi tersebut. Keberadaan PLTU ini juga untuk mendukung program Presiden Joko Widodo untuk penyediaan 35 ribu MW listrik di Indonesia.

Junichi Tanimoto dari Sumitomo Corp selaku kontraktor proyek pembangunan PLTU TJB menyebut jika target pembangunan PLTU TJB unit 5 dan 6 selesai dalam 54 bulan. Pembangunan resmi proyek energy ini sudah dimulai April 2017. “Pembangunan unit 5 dan 6 ini ditargetkan selesai selama 54 bulan. Jika dimulai April 2017, maka diperkirakan akan beroperasi pada Oktober 2021. Saat ini masih sangat awal,” kata Junichi Tanimoto, Selasa (18/7/2017) malam.

Pembangunan PLTU TJB unit 5 dan 6 ini dilakukan melalu beberapa tahap, yakni tahap prakonstruksi, konstruksi dan operasi. Dan saat ini sudah memasuki tahap konstruksi awal. Ditahap ini, membutuhkan sekitar 10 ribu pekerja. Akan tetapi, saaat ini jumlah pekerja baru sekitar 1348 orang. “Saat puncak kegiatan konstruksi, tenaga kerja yang dibutuhkan sekitar 10 ribu orang, akan tetapi, setelah itu perlahan akan berkurang,” imbuhnya.

Untuk perekrutan tenaga kerja, katanya, akan mengutamakan tenaga kerja dari local Jepara, baik yang terdampak langsung maupun tidak. Berdasarkan dokumen AMDAL, diwajibkan untuk menggunakan jasa tenaga kerja local minimal 30 persen dari total kebutuhan. “Warga yang terdampak langsung lebih diprioritaskan yakni untuk ring satu terdiri dari tiga Kecamatan. Akan tetapi, yang tidak terdampak langsung yakni Jepara secara keseluruhan tetap diutamakan sesuai dengan yang tertera di dokumen AMDAL,” jelasnya.

PLTU unit 5 dan 6 ini akan menggunakan teknologi ultra supercritical (USC). Teknologi ini diklaim lebih irit dalam penngunaan batubara. Penurunan konsumsi batubara bisa mencapai 168 ribu ton/tahun. PLTU dengan nama lain PLTU Jawa 4 ini juga akan menggunakan Teknologi Flue Gas Desulphurization seperti yang ada pada PLTU Tanjung Jati B unit 3 dan 4. Dengan memanfaatkan air laut dan batukapur sebagai bahan utama dalam menangani emisi gas buang.

Teknologi yang diterapkan akan menjadikan PLTU Tanjung Jati B unit 5 dan 6 sebagai pembangkit listrik tenaga uap atau pembangkit listrik dengan bahan bakar batubara yang efisien, handal serta ramah lingkungan. Dan tentunya akan menjadikan PLTU ini sebagai PLTU terbaik.

Sesuai dengan jadwal pembangunan, pada April 2019 mendatang proses penarikan kabel Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 KVA dari PLTU TJB ke Semarang.

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.