Poltekun Kudus Gelar Kuliah Umum K3, Generasi Muda Didorong Pahami Keselamatan Kerja

oleh -26 Dilihat
Sesi foto bersama narasumber dan peserta kuliah umum K3 di Poltekun Kudus. (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Politeknik Rukun Abdi Luhur (Poltekun) Kudus menggelar kuliah umum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai upaya mendorong generasi muda memahami pentingnya keselamatan kerja sejak dini. Kegiatan ini diikuti pelajar SMA/MA/SMK se-Kabupaten Kudus serta mahasiswa K3, pada Rabu, 8 Maret 2026.

Kuliah umum ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan K3 Internasional yang diperingati setiap 28 April. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman menyeluruh mengenai peran penting K3 di dunia kerja.

Narasumber kegiatan, Pengawas Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Tengah, Fajar Rahardian Mahardhika, S.T., M.M., menjelaskan bahwa K3 merupakan upaya komprehensif untuk melindungi tenaga kerja agar tetap aman, sehat, dan produktif.

“K3 bukan hanya sekadar aturan, tetapi juga mencakup nilai kemanusiaan, keilmuan, dan sistem perlindungan kerja yang harus diterapkan secara serius,” ujarnya.

Ia menegaskan, tujuan utama K3 adalah mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sekaligus menjamin keselamatan seluruh pihak di lingkungan kerja.

Menurutnya, penerapan K3 di Indonesia telah didukung oleh berbagai regulasi pemerintah serta sistem pengawasan dan manajemen yang terus diperkuat.

“Dengan regulasi dan pengawasan yang baik, kita bisa menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan produktif,” jelasnya.

Selain itu, penerapan K3 juga memberikan manfaat luas, mulai dari peningkatan kinerja tenaga kerja, kualitas produk atau layanan, hingga citra positif perusahaan.

Namun demikian, Fajar mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan dalam implementasi K3, seperti tingginya angka kecelakaan kerja, keterbatasan pengalaman tenaga kerja, serta belum optimalnya budaya K3 di berbagai sektor.

Ia juga menyoroti pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) K3, baik sebagai pengawas, tenaga ahli, maupun pelaksana di lapangan untuk memastikan sistem berjalan efektif.

“Peran SDM K3 sangat vital dalam menjamin keselamatan kerja. Oleh karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan sejak sekarang,” tambahnya.

Melalui kuliah umum ini, diharapkan para pelajar dan mahasiswa tidak hanya memahami pentingnya K3, tetapi juga melihat peluang karier di bidang tersebut yang semakin terbuka luas.

“K3 adalah kebutuhan utama di dunia kerja. Selain menjaga keselamatan, bidang ini juga memiliki prospek karier yang menjanjikan,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :