Progress On The Track, Pembangunan Jembatan Kandangmas – Gembong Dikebut

oleh -424 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pembangunan Jembatan Kandangmas yang merupakan penghubung jalur alternatif Desa Cranggang Wetan dan Desa Kandangmas, keduanya di Kecamatan Dawe, dikebut pengerjaannya. Akses di atas Sungai Belik Jowo sangat penting karena merupakan jalan alternatif lintas Kudus – Pati via Gembong atau dari sisi utara.

Pelaksana tugas Kadinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Arief Budi Siswanto, menyatakan proyek yang dibieayai oleh APBD Provinsi Jawa Tengah (Bangub) tahun 2020 ini, progress pengerjaannya sudah mencapai 35 persen dari target 27 persen.

Progres pembangunan jembatan senilai Rp 4,6 miliar secara penjadwalan sudah on the track dan diperkirakan akan tuntas tepat waktu sekitar pertengahan Desember.

Pelaksana tugas Kadinas PUPR Arief Budi Siswanto memantau pembangunan Jembatan Kandangmas di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, (11/11/2020) (Foto: YM)

Pihaknya mengingatkan pelaksana pekerjaan PT Murni Mandiri Multikons untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan dengan mempertimbangkan datangnya musim penghujan. Sebelunya jalan darurat yang sempat dibuat oleh pelaksana sebagai jalur pertolongan bagi sepeda motor dan pejalan kaki sempat mengalami kerusakan namun kini telah diperbaiki, sehingga arus sepeda motor kembali mormal.

Konstruksi jembatan yang kemungkinan terkena dampak peningkatan debit Sungai Belik Jowo segera diselesaikan.
”Pembangunan jembatan dimulai 22 Oktober 2020 selama 100 hari kalender,” katanya, Rabu (11/11/2020).

Selain pembangunan jembatan dibangun pula saluran air. Infrastruktur pendukung diharapkan mempermudah debit air mengarah ke sungai.

”Jembatan Kandangmas dianggap penting karena digunakan sebagai akses penghubung sejumlah desa di Kecamatan Dawe,” ujarnya.

Bahkan, warga di perbatasan Kabupaten Kudus-Kabupaten Pati dapat memanfaatkannya sebagai perlintasan. Setiap hari, lalu lintas harian di jembatan yang direncanakan sepanjang 9 meter dan lebar 7 meter sangat ramai. Selain kendaraan roda dua, akses dipadati kendaraan roda empat.

”Selama pembangunan jembatan utama, dibuatkan jembatan darurat di sebelahnya,” tandasnya.

Manfaat Salah seorang warga yang melintas, Asnawi (45) asal Desa Kandangmas, menyatakan keberadaan jembatan bagi masyarakat sekitar sangat penting. Kondisi jembatan yang lama sudah mulai rusak. Pembangunan jembatan baru membuat mobilitas warga setempat untuk berbagai keperluan semakin lancar.

”Ya, lebih baik kalau nanti dibuatkan jembatan dengan konstruksi baru,” jelasnya.(YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.