Puluhan Warga Kecamatan Jati Mengungsi Akibat Banjir

oleh -449 Dilihat
oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Banjir yang merendam sebagian wilayah Kecamatan Jati sejak 15 Februari 2018 lalu hingga kini masih belum surut. Bahkan ketinggian air mengalami peningkatan. Sebelumnya banjir merendam rumah warga setinggi 40 sentimeter, kini naik hingga 80 sentimeter.

Kondisi tersebut memaksa para warga yang mulanya bertahan di rumah masing-masing untuk mengungsi. “Ada dua titik pengungsian yang disediakan, yakni Balai Desa Jati Wetan dan Kelenteng Hok Tik Bio Tanjungkarang,” kata Camat Jati Andreas Wahyu kepada sejumlah media, Sabtu (17-02-2018).

Andreas mengungkapkan, di Balai Desa Jati Wetan ada 56 kepala keluarga (KK) yang mengungsi, sedangkan di Kelenteng Hok Tik Bio terdapat tujuh KK. “56 KK di Balai Desa Jati Wetan dari Dukuh Gendok, Barisan, dan Tanggulangin. Sedangkan yang ada di Kelenteng Hok Tik Bio seluruhnya berasal dari warga RW 5 Tanjungkarang,” terangnya.

Pihaknya sudah menyiapkan langkah darurat untuk menangani warga yang mengungsi. Mulai menyediakan kebutuhan sembako, tempat tidur, hingga menyiagakan posko kesehatan sebagai langkah antisipatif jika ada warga yang sakit.

Dijelaska, warga sebelumnya memilih bertahan di rumah masing-masing. Namun karena ada kiriman air yang mengakibatkan ketinggian bertambah hingga hampir 1 meter pada Jumat (16-01-2018), akhirnya mereka memutuskan mengungsi.

“Kita sudah sediakan tempat tidur menggunakan matras dan selimut agar warga yang mengungsi tidak kedinginan. Tim kesehatan juga bersiaga 24 jam di lokasi pengungsian,” bebernya.

Terkait penyebab banjir, Andreas menerangkan karena air kiriman dari utara dan selatan. Hujanyang mengguyur selama beberapa hari di wilayah Kudus dan sekitarnya membuat wilayahnya terendam banjir.

Sebab, di beberapa titik seperti Jati Wetan, Jati Kulon, dan Tanjungkarang memang merupakan daratan rendah atau cekungan. “Sehingga apabila ada air kiriman pasti terendam, dan hal itu terjadi terus menerus setiap tahun menjadi langganan banjir,” tandasnya.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan banjir. Termasik dalam hal penanganan jumlah pengungsi yang diperkirakan ada penambahan. “Kita berharap cuaca beberapa hari ke depan cerah, sehingga dapat mengurangi genangan yang ada,” pungkasnya. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.