Saksikan Langsung Proses Pemilihan BPD, Bupati Tamzil Kunjungi Balai Desa Rendeng

oleh
Bupati Kudus HM Tamzil saat berdialog dengan Kepala Desa Rendeng M Yusuf saat menyaksikan proses pengisian BPD di Desa tersebut (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Demi melihat langsung dari dekat pelaksanaan pengisian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa bakti 2019-2025 dan memastikan proses pemilihan berlangsung dengan baik Bupati Kudus HM Tamzil, malam ini mengunjungi dan menyaksikan pemilihan BPD yang dilaksanakan di Desa Rendeng Kecamatan Kota Kudus, Minggu (16/06/2019).

Seperti diketahui Kabupaten Kudus pada pekan ini sedang melaksanakan pengisian anggota BPD secara serentak yang dilaksanakan di
123 desa di Kudus, karena berakhirnya masa kerja BPD Mei kemarin.

Dalam kesempatan tersebut Tamzil berkesempatan menyapa sejumlah warga dan para pengurus RT, RW dan tokoh masyarakat, yang malam itu mengikuti proses pemilihan, serta berbincang dengan kepala Desa Rendeng M Yusuf .

TRENDING :  LOKAKARYA MINI LINTAS SEKTORAL DALAM RANGKA AKREDITASI

Usai menyaksikan warganya yang sedang melakukan jalannya pemilihan BPD, kepada isknews.com Bupati Tamzil mengatakan, dirinya merasa senang karena seluruh proses pengisian anggota BPD di Kudus berlangsung aman.

“Alhamdulillah pelaksanaan pengisian BPD di Kudus berlangsung tertib dan lancar termasuk di Desa Rendeng malam ini. Sebagai Desa terakhir di Kecamatan kota, dan tadi saya lihat pelaksanaannya berjalan dengan baik tertib, terbuka dan masyarakat khususnya keterwakilan antusias untuk mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.

TRENDING :  Inilah Empat Versi Asal Usul Desa Padurenan

Harapannya dengan terpilihnya BPD baru ini paling tidak fungsi daripada BPD ini bisa bersama dengan Desa menyusun APBDes serta melakukan pengawasan terhadap kegiatan pembangunan maupun keuangan di tingkat Desa.

“Sehingga dapat berjalan seiring antara kepala Desa dan BPD,” ungkap dia.

Disinggung mengenai optimalitas peran BPD pada masa sebelum ini, Tamzil mengatakan, sesungguhnya peran itu sudah bahkan ada yang sangat berlebih sehingga sampai menimbulkan konflik antara Kepala Desa dan anggota BPD.

TRENDING :  Tarik Investasi, Puluhan Dubes Diundang ke Jepara

“Mudah mudahan kedepan ini sudah saling mengetahui tugas dan tanggungjawabnya masing-masing,” ungkapnya.

Sehingga pertanggunganjawab APBDes ini sudah mendapat persetujuan dari BPD.

“Harapan saya seperti itu dan saya kira ini awal yang baik dalam pemilihan yang demokratis dan Kepala Desa selaku penyelenggara dapat berjalan dengan baik,” pungkas Tamzil. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :