Kudus, isknews.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris berjanji akan menanggung biaya pendidikan dua bocah korban musibah tertimpa ranting pohon di Taman Krida Kudus hingga lulus SMA. Kedua korban tersebut adalah Azura Lilian Ardim (6) dan Ivana Ariyani Difta (6), warga Desa Payaman, Kecamatan Mejobo.
Sam’ani menyampaikan langsung komitmen tersebut saat menjenguk para korban di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Selasa (2/9/2025). “Atas nama pemerintah Kabupaten Kudus, saya akan menggratiskan biaya sekolah Ivana maupun Azura sampai SMA. Semoga keduanya segera pulih dan bisa kembali bersekolah seperti biasa,” ujarnya.
Bupati juga memastikan seluruh biaya pengobatan sudah ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan. Untuk korban Ivana yang mengalami luka serius di kepala dan harus menjalani operasi, maupun Azura yang dirawat di bangsal, penanganan medis dilakukan cepat oleh rumah sakit.
Selain itu, Sam’ani menegaskan Pemkab Kudus akan mengevaluasi kondisi pohon-pohon di ruang publik untuk mencegah kejadian serupa terulang. “Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pemangkasan pohon yang rapuh, apalagi menjelang musim hujan dan angin kencang,” katanya.
Sam’ani menegaskan, pemerintah hadir untuk melindungi dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. “Tidak boleh ada warga yang ditelantarkan. Semua harus dilayani dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.
Sementara itu, ibu korban, Indah Mulyaningrum (40), menceritakan anaknya, Ivana, sempat tidak sadarkan diri setelah tertimpa ranting besar di Taman Krida, Minggu 31 Agustus 2025. “Menurut dokter ada retakan di bagian kepala, sehingga harus dioperasi. Kami hanya berharap pengobatan terbaik agar anak saya segera pulih,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca. (AS/YM)







