Semalam Empat Kandidat Calon Bupati Kudus Beradu Visi Misi Di DPD PAN

oleh -374 Dilihat

Kudus, isknews.com – Demi menjaring simpati kader PAN, semalam di Ruang aula DPD PAN Kudus empat orang kandidat bakal calon bupati Kudus, menyampaikan visi dan misinya secara singkat di hadapan kader-kader struktural Partai berlambang matahari putih, meski dikemas dalam format dialog satu arah namun penyampaian program-progran para calon Bupati Kudus ini berlangsung dengan gayeng dan akrab. Minggu (27/8/17).

Keempat kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati Kudus 2018 yang hadir malam itu masing masing adalah Umar Ali atau yang dalam poster kampanyenya menyebut inisialnya MU akronom dari Mas Umar dengan latar belakan pengusaha, Sri Hartini bakal calon bupati Kudus yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Partai Gerindra, Achwan juga anggota DPRD Jawa Tengah dari Partai Nasdem dan Masan Ketua DPRD Kudus dari PDIP.

Keempatnya di undang oleh DPD PAN Kudus dalam rangka tasyakuran kemerdekaan dan Milad PAN ke 19 yang mengangkat tema,” Menjahit Kembali merah putih “.

 

Dalam sambutannya ketua DPD PAN Kudus Budiyono menyampaikan, Semoga Pilkada tahun 2018 Kabupaten Kudus tetap aman dan tidak ada kendala dan PAN tidak mencalonkan calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus karena secara riil hanya memiliki tiga kursi di parlemen.

“Sengaja kami mengundang para kandidat bupati maupun wakil bupati, agar para kader kami dapat melihat dan mendengar sendiri visi misi yang akan disampaikan oleh mereka, kemudian agar menjdikan kesimpulan dan megerucut menjadi sebuah pilihan,” ujarnya.

Dalam pidato lima belas menitan penyampaian visi dan misi singkat yang dipandu oleh Bambang Kasriyono, anggota DPRD Kudus dari PAN,  beberapa catan Inti yang disampaikan oleh Bakal calon Bupati Kudus diantaranya adalah, Umar ali yang mempreroleh giliran pertama antara lain menyampaikan, Kita tidak perlu menjahit bendera merah putih tapi yang perlu kita jahit atau perbaiki adalah para generasi atau rakyat kita agar tetap merah putih demi keutuhan NKRI.

“Kita perlu memperbaiki generasi sekarang karena sebagai tulang punggung bangsa ke depan,” ujar MU.

Sri Hartini dalam sesinya antara lain menyampaikan, Siapapun yang nanti terpilih menjadi Bupati Kudus adalah pilihan terbaik dari masyarakat Kudus dan kita harus legowo menerimanya. “Kita adalah saudara walaupun di politik kita berbeda namun harus satu tujuan untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kudus,” ujarnya.

Akhwan Sukandar dalam gilirannya diantaranya menyampaikan,  Apabila Akhwan di percaya menjadi Bupati Kudus maka akan mengurai dan mengatasi kemacetan yang sudah mulai melanda Kudus.

Mas’an, SE, MM antara lain Perbedaan politik adalah salah satu yang ada pada demokrasi,  kita harus waspada dengan hal tersebut karena ini juga bisa menjadi salah satu penyebab robeknya bendera persatuan, “Kader PDIP belum tentu menfapatkan rekomendasi dari PDIP dan apabila tidak dapat rekomendasi PDIP maka dipastikan Mas’an tidak akan mencalonkan diri. Saat ini saatnya konsilidasi dan siapa yang menjadi Bupati nanti kita saling menghormati dan kita jalin konunikasi yang baik,” paparnya.

Sebelumnya acara diisi dengan pendidikan politik yang malam itu menampilkan narasumber, Dr. Hilal Mdjdi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus, dan pemotongan tumpeng HUT PAN. (YM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.