Sesuai Aturan Pemasangan APK Dibatasi

oleh
Perwakilan Parpol peserta Pemilu 2019 beserta KPU Pati desain APK di Aula KPU Pati kemarin. (ivan nugraha)

Pati, ISKNEWS.COM – Desain alat peraga kampanye (APK) calon anggota legislative (Caleg) oleh seluruh parpol di Pati beserta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati telah disepakati. KPU membatasi APK yang dipasang oleh caleg bersangkutan maksimal per desa lima baliho. Selain itu, desain APK tak diperbolehkan mengatasnamakan caleg.

Ketua KPU Pati Much Nasich mengatakan, pihaknya telah meminta parpol membuat desain APK dan kemarin sudah mengundang parpol peserta pemilu untuk menyetujui bersama sebelum APK berupa baliho dan spanduk dicetak. Sebab KPU hanya memfasilitasi spanduk berukuran 3×4 meter dan spanduk 5×1 meter.

“Kami dan perwakilan parpol peserta pemilu sudah menyepakati desain APK yang nantinya akan dicetak oleh KPU. Ada parpol yang desainnya lebih dari satu diperbolehkan selama tak melanggar ketentuan. Para perwkilan dari parpol tadi sudah membubuhkan tanda tangan sebagai bukti kesepakatan,” terang Nasich.

Ia menambahkan, jumlah APK yang difasilitasi KPU Pati untuk baliho maksimal 10 buah dan spanduk maksimal 16 buah. Aturan itu berlaku untuk tim kampanye paslon capres dan cawapres dan parpol tingkat kabupaten. Sedangkan untuk APK yang difasilitasi KPU Pati kepada calon anggota DPD hanya spanduk saja maksimal 10 buah.

Selain difasilitasi KPU, parpol diperbolehkan menambah APK sendiri. Akan tetapi penambahan APK dari parpol dibatasi lima buah di setiap desa. Misalnya saja caleg A di partai A maksimal lima, dapat menambah baliho maksimal lima dan spanduk maksimal 10 di satu desa.

Nasich mengungkapkan, ada aturan tersendiri yang ditetapkan dalam PKPU 33/2018 tentang kampanye pemilu. Desain APK tak diperbolehkan mengatasnamakan caleg. APK diperbolehkan atas nama parpol dan untuk meningkatkan citra parpol. Misalnya saja baliho partai tertentu memuat nama-nama ketua dan anggota parpol diperbolehkan.

“Kecuali ada caleg yang membuat APK sendiri di lahannya sendiri atau lahan orang lain atas persetujuan yang mempunyai lahan, itu diperbolehkan. Selain baliho dan spanduk, caleg juga diperbolehkan membuat bahan kampanye seperti stiker dan lainnya,” pungkasnya. (IN)

KOMENTAR SEDULUR ISK :