Kudus, ISKNEWS.COM – Simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) kesetaraan paket C atau setingkat SMA diselenggarakan selama 3 hari, mulai Senin-Rabu (12-14 maret 2018).
Simulasi yang diikuti sebanyak 318 peserta ini merupakan simulasi tahap kedua yang diselenggarakan secara serentak di Indonesia. Sementara simulasi tahap pertama sudah berlangsung beberapa waktu lalu sekitar bulan Desember 2017.
Kadisdikpora melalui Kasi Pendidikan Masyarakat (Dikmas), Gufron menjelaskan, simulasi yang berlangsung selama tiga hari ini, diikuti di dua sekolah yang ditempati untuk simulasi UNBK 2018. Yakni di SMK Duta Karya, dengan peserta 71 orang, serta di SMK Assa’iddiyah, dengan jumlah peserta 247 orang. Dengan mapel Bahasa Indonesia, Geografi, Matematika, Sosiologi, PKn, Bahasa Inggris serta Ekonomi.
Ghufron menjelaskan, jadwal UNBK kesetaraan paket C akan berlangsung pada tanggal 11 – 13 Mei 2018, dan paket B akan berlangsung pada tanggal 4 – 6 Mei 2018. “Sedangkan untuk mapel UNBK paket B kata dia, adalah Bahasa Indonesia, PKn, matematika, IPS, Bahasa Inggris dan IPA,” katanya, Selasa (13-3-2018).
Untuk jumlah peserta UNBK kesetaraan paket C yang terdata dari PKBM sebesar 753 orang. Sedangkan untuk kepesertaan paket B atau setara SMP akan diikuti sebanyak 80 orang. Dengan lokasi sekolah yang akan ditempati dalam UNBK, baik untuk kepesertaan paket C maupun paket B sebanyak 6 sekolah.
Ada 6 sekolah yang akan digunakan dalam UNBK, baik dalam kesetaraan paket C adalah SMK Assa’iddiyah (247 peserta), SMA 2 Kudus (157 peserta), SMA 1 Bae (178 peserta), SMA 2 Bae (117 peserta), SMA 1 Gebog (83 peserta), dan SMK Duta Karya (71 peserta). Sedangkan untuk keseteraan paket B, akan berlangsung di dua sekolah, yakni SMA 2 Bae (22 peserta) dan SMK Assa’iddiyah (58 peserta). (AJ/RM)









