Solar Cell Jalan Alternatif Kudus-Pati Banyak Yang Hilang Dicuri

oleh -99 Dilihat
oleh
Foto: Lampu penerangan jalan umum tenaga surya di jalan alternatif Kudus-Pati banyak yang dicuri. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Sejumlah lampu penerangan jalan umum tenaga surya (LPJU-TS) yang berada di ruas jalan alternatif Kudu-Pati (Bareng-Cengkalsewu), banyak yang hilang dicuri orang tak dikenal. Dari 14 LPJU-TS yang ada, sebanyak tujuh di antaranya digasak maling.

Pantauan di lokasi tujuh LPJU-TS milik Pemkab Kudus yang hilang di antaranya bagian lampu, baterai dan panel surya (sollar cell). Sementara empat lainnya sudah mulai hilang satu panel surya, padahal seharusnya ada dua panel surya pada tiap lampu.

Lokasi LPJU-TS tersebut berada di persawahan Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo yang berbatasan dengan Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kepala Desa Bulungcangkring, Husnan, ketika dikonfirmasi sejumlah awak media mengaku belum mendapat laporan terkait hilangnya LPJU-TS di wilayahnya.

”Kita belum mendapat laporan terkait hal itu, namun sejak beberapa bulan terakhir memang kondisi LPJU-TS tidak berfungsi atau mati di malam hari,” ujar Husnan.

Menurutnya, tidak berfungsinya LPJU-TS tersebut sudah berlangsung sekitar satu tahun. Namun dia menegaskan tidak ada laporan terkait pencurian beberapa komponen. ”Kita malah baru dengar hari ini. Sebelumnya tidak ada yang laporan. Kalau malam memang gelap gulita karena tidak berfungsi,” tandasnya.

Terpisah Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH), Abdul Halil menjelaskan, LPJU-TS dibangun di jalan alternatif Kudus-Pati karena lokasi tersebut sebagai solusi karena tidak adanya jaringan listrik yang melintasi kawasan itu.

Hanya saja dari awal memang diperkirakan bakal rawan pencurian, karena lokasi tersebut berada di persawahan. Sehingga untuk melakukan pengawasan menjadi terkendala. ”Untuk memantau kesulitan karena jarak yang jauh dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pati,” katanya.

Ke depan, lanjutnya, akan dicarikan solusi lagi yakni dengan mengusulkan LPJU dengan jaringan listrik yang lebih aman dari pencurian. Selain itu, biaya pemasangan dan perawatan juga lebih murah.

”Kalau LPJU-TS biaya pemasangan dan perawatan jika terjadi rusak itu cukup mahal. Bisa mencapai Rp 40 juta per unit,” bebernya. (MK/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.