Truk Pengangkut Tertahan di Jepara, BBM Di Karimunjawa Menipis

oleh -1,584 kali dibaca

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Rusaknya KMP Siginjai berdampak pada ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kepulauan Karimunjawa. Rabu (19/7/2017) ini, stok BBM di wilayah terluar Jepara itu mulai menipis. Hal ini lantaran truk pengangkut yang seharusnya mendistribusikan BBM dari kapal tangker ke SPBU masih tertahan di Jepara.

Camat karimunjawa Budhi Krisnanto mengatakan, kapal tanker pengangkut BBM dari Semarang telah berada di Dermaga Karimunjawa. Namun, yang menjadi persoalan truk tangki sebagai pendistribusi antara kapal dengan stasiun pengisian bahan bakar umum belum menyebrang dari Jepara. “Karena Siginjai sedang bermasalah, sehingga truk untuk pengakut BBM belum bisa menyeberang. Hal ini membuat stok BBM mulai menipis,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Kabag Perekonomian Setda Jepara Adi Nugroho. Mobil untuk bawa BBM dari kapal tanker ke darat tidak bisa menyebrang karena Siginjai sedang rusak. Konfirmasi dari Pertamina baru bisa jalan hari Jumat ini. Kalau pakai drum didistribusikan dengan mobil biasa tidak dipilih karena tidak aman. Ia menambahkan, warga masyarakat terpaksa harus menunggu hingga hari Jumat, ketika Kapal Siginjai selesai diperbaiki “Pilihan menggunakan drum untuk mengangkut BBM memang tidak direkomendasikan, lantaran keamanannya tidak terjamin,” jelasnya.

Seperti diketahui, KMP Siginjai mengalami kerusakan pada bagian mesin. Demi kenyamanan dalam penyebrangan, operator Dermaga Kartini Jepara meminta agar kapal diperbaiki terlebih dahulu, sehingga Rabu (19/7/2017) ini tidak bisa melayani penyebrangan ke Karimunjawa. KMP Siginjai, direncanakan akan kembali melayani pelayaran pada Jumat (21/7/2017). (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.