,

Wakil Ketua MPR RI Ajak Warga Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

oleh -528 Dilihat
Lestari Moerdijat menerima plakat penghargaan sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat yang digelar BPS bersama Komisi X DPR RI di Hotel Griptha Kudus, Senin (27/10/2025). (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Lestari Moerdijat, S.S., M.M., mengajak masyarakat Kudus untuk memberikan data yang jujur dan akurat demi menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Lestari saat menjadi pembicara dalam kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Komisi X DPR RI di Hotel Griptha Kudus, Senin (27/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat umum dengan tujuan memperkuat pemahaman publik tentang pentingnya data statistik dalam perencanaan pembangunan ekonomi nasional.

Semenytara itu, Plt Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang wajib dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Tujuannya adalah memetakan potensi dan karakteristik ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

“Sensus ini dilakukan secara door to door untuk mendata seluruh pelaku usaha, mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar, kecuali sektor pertanian yang memiliki sensus tersendiri. Harapannya, para responden dapat memberikan data yang jujur agar hasilnya benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi di lapangan,” jelas Endang.

Ia menambahkan, sensus ekonomi terakhir dilakukan pada tahun 2016. Melalui sensus yang baru, BPS ingin melihat perkembangan jumlah industri, perubahan sektor usaha, serta pergeseran struktur ekonomi masyarakat. “Kita ingin tahu, apakah ada pergeseran dari sektor pertanian ke industri atau jasa. Semua data ini akan menjadi dasar penting dalam kebijakan pemerintah,” imbuhnya.

Sementara itu, Lestari Moerdijat menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menegaskan, partisipasi masyarakat sangat penting agar hasil sensus benar-benar akurat dan dapat dijadikan rujukan dalam pembangunan nasional.

“Sensus ini akan memberikan gambaran utuh tentang kondisi ekonomi kita, khususnya di wilayah Kudus dan sekitarnya. Data hanya bisa berbicara jika sumber informasinya benar. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memberikan data yang valid dan jujur,” tegasnya.

Sebagai legislator dari daerah pemilihan Demak, Kudus, dan Jepara, Lestari juga menekankan pentingnya edukasi publik mengenai kesadaran statistik. Ia mengajak mahasiswa dan generasi muda untuk berperan aktif sebagai agen literasi statistik di masyarakat.

“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi dan mengajak masyarakat memahami pentingnya data. Meskipun kita dari bidang sosial, kita tetap harus memahami bagaimana statistik bekerja dan bagaimana data bisa mengungkap pola-pola perubahan di masyarakat,” ujarnya.

Menurut Lestari, perubahan dalam lanskap ekonomi dan sosial masyarakat kini terjadi sangat cepat, bahkan dalam hitungan dua tahun. Karena itu, sensus menjadi instrumen penting untuk memotret perubahan tersebut secara akurat. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :