Website Sipetarung Permudah Warga Akses Tata Ruang dan Pertanahan di Kudus

oleh -1.532 kali dibaca
KENALKAN SIPETARUNG: Sistem Informasi Tata Ruang (Sipetarung) diperkenalkan di aula pertemuan Dinas PUPR, Selasa (17) siang.

Kudus, isknews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan (PRP) hari ini meluncurkan program pelayanan terpadu berbasis website yang diberi nama Sipetarung atau kependekan dari Sistem Informasi Tata Ruang, Selasa (17/11/2020).

Program Sipetarung ini di desian oleh Kabid PRP Heriyanto untuk mempermudah stake holder dalam mengakses segala hal yang terkait dengan penataan ruang dan pertanahan yang ada diwilayah Kabupaten Kudus.

“Dari sini nanti para calon investor cukup membuka website ini untuk mengetahui kelayakan lahan secara tata ruang dan legalitas lahan yang akan dijadikan sasaran pengembangan investasi,” jelas Heriyanto memberikan contoh.

Kedepan pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk mengintegrasikan sistem yang digadang akan terkoneksi dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang saat ini sedang disusun oleh Pemkab Kudus.

Menurutnya program rancangannya kali ini merupakan yang pertama kalinya ada di dinasnya. Dia menyebut ini merupakan digitalisasi terpadu hal ikhwal yang terkait dengan penataan ruang, perizinan, pertanian bahkan perdagangan dan perindustrian.

Kabid PRP, Heriyanto, menyebut program masih akan dibenahi untuk mendapatkan format terbaik. Partisipasi warga disediakan melalui chat yang terdapat dalam website.

Dihadapan awak media Heriyanto, sambil mempraktekkan memberikan contoh untuk mengetahui status lahan disuatu lokasi tidak perlu harus menunggu lama.

“Cukup mengetik titik dan ordinat, status tanah akan diketahui. Digitalisasi sistem membuat kontak langsung dengan warga berkurang. Kondisi tersebut sesuai dengan protokol kesehatan saat pandemi seperti sekarang ini. Upgrade dilakukan satu bulan sekali,” ujarnya.

Pihaknya berharap sistemnya berdiri sendiri, dengan pertimbangan teknis. Bila bergabung dengan sistem lainnya, dimungkinkan mengakibatkan persoalan teknis. Gambar yang disajikan merupakan citra satelit yang berfile sangat besar. Pertimbangan lainnya, tata ruang beberapa kali berada di bawah instansi yang berbeda.

Secara jangka menengah, sistem ini akan membangun jejaring kerja sama antar OPD pengampu perizinan pemanfaatan tata ruang. Sekaligus bermanfaat terintegrasinya aspek perencanaan tata ruang, aspek pemanfaatan ruang, dan aspek pengendalian pemanfaatan ruang.

”Capaian jangka panjangnya, sebagai bahan pertimbangan perencanaan tata ruang dan pemanfaatan ruang. Serta perluasan jejaring kerja dengan stakeholder terkait baik pemerinta dan non pemerintah,” tambahnya.

Adapun manfaat dari SIPETARUNG ini, kata Heri, salah satunya mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas data. Serta informasi rencana tata ruang. Sistem ini, bisa meningkatkan kinerja pelayanan publik di bidang perizinan pemanfaatan ruang. Bagi masyarakat, memberikan kecepatan dan transparansi bagi masyarakat dalam mengakses informasi pengelolaann penataan ruang terpadu.

Sementara itu, usai meberikan sambutan peluncuran Sipetarung di aula DPUPR Kudus, Pelaksana Tugas Kadinas PUPR Arief Budi Siswanto, mengatakan, program ini sangat strategis untuk pelayanan tata ruang khususnya investasi pada masa mendatang.

“Akan menjadi sangat ideal saat draf rancangan RTRW hasil upgrade yang kini sedang digodog di kementerian PUPR Provinsi Jawa Tengah dan sudah disetujui oleh Gubernur Jawa Tengah.Sehingga mempermudah warga mendapat akses tanah dengan mengetik lokasi yang dituju,” kata Arief.

Pihaknya berharap, sistem aplikasi ini bisa dikembangkan secara maksimal. Diundangnya stakeholder terkait bisa memberikan masukan terhadap sistem aplikasi tersebut. Supaya ke depannya Sipetarung tidak menjadi angin lewat semata.

Terpisah, Kadinas DPMPTSP, Revlisianto Subekti, menyatakan MPP sangat terbantu dengan sistem tersebut. Menurutnya, berbagai kemudahan yang ditawarkan akan mempengaruhi laju investasi.

”Investor mendapatkan kemudahan menentukan lokasi investasi dengan tetap mempedomani aturan yang berlaku,” ujarnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.