Ada Doorprize Minyak Goreng dan Susu, Lansia di Bulung Cangkring Ceria Ikuti Vaksinasi

oleh -511 kali dibaca
Program Manager Bakti Sosial Djarum Foundation, Purwono Nugroho saat menyerahkan doorprize bingkisan Minyak goreng dan susu kotak kepada lansia peserta vaksin di Balai Desa Bulung Cangkring, Jekulo, Ludus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Cara unik dilakukan oleh Djarum Foundation untuk menarik minat lansia melakukan vaksinasi yakni dengan memberikan doorprize Minyak goreng dan bingkisan berupa susu kemasan kepada peserta vaksinasi dosis 1, 2 dan 3 di Balai Desa Bulung Cangkring, Kecamatan Jekulo, Kudus, Kamis (24/03/2022) pagi.

Sunarti (62) peserta vaksinasi warga setempat saat ditemui usai vaksinasi mengatakan, dirinya mengaku senang bisa mendapatkan bungkusan minyak goreng 2 liter ditambah susu kotak setelah mengikuti vaksin COVID-19. Apalagi, kata dia, dirinya di rumah tidak memiliki stok minyak goreng, mengingat di sejumlah toko dekat rumah tidak tersedia komoditas tersebut.

Ia mengakui baru mendapatkan kesempatan mengikuti vaksin COVID-19 untuk dosis pertama, karena kebetulan lokasinya dekat dengan rumah. Berbeda ketika tempat vaksinasinya jauh sehingga kesulitan menjangkau.

Sebelumnya Program Ayo Kudus Vaksinasi yang digelar oleh Djarum Foundation berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus juga menertakan para peserta vaksinasi dengan doorprize yang diundi secara berkala meliputi sepeda motor, lemari es, mesin cuci hingga televisi.

Warga lainnya, Muhadi 65 tahun, mengatakan dirinya tertarik mengikuti vaksinasi yang digagas Djarum Foundation ini tak lepas dari adanya apresiasi yang diberikan kepada warga.

“Selain untuk membentengi diri dari virus corona, vaksinasi Djarum Foundation ini ada doorprizenya. Syukur-syukur bisa bawa pulang motor,” ungkapnya.

Program Manager Bakti Sosial Djarum Foundation, Purwono Nugroho menuturkan, pihaknya berupaya memperluas cakupan vaksinasi bagi seluruh kelompok dan kategori usia. Pasalnya, vaksinasi merupakan langkah paling efektif dalam membentengi diri dari bahaya virus corona.

“Edukasi, sosialisasi dan apresiasi ini menjadi pijakan penting demi meningkatkan peran serta warga agar bersedia menjalani vaksinasi,” kata dia.

Upaya ini dilakukan sejak Juli 2021 dengan meluncurkan program “Ayo Kudus Vaksinasi” yang menggandeng Pemkab Kudus, Kodim Kudus dan juga Polres Kudus serta instansi pemerintah lainnya.

“Melalui program Ayo Kudus Vaksinasi kami menjalankan edukasi, sosialisasi hingga apresiasi bagi warga Kudus agar mau menjalani vaksinasi,ujar Purwono di sela-sela kegiatan vaksinasi keliling di Desa Bulungcangkring, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (24/03/2022).

Menurut dia, edukasi dan sosialisasi menjadi faktor penting karena kita tahu banyak sekali kabar hoax dan disinformasi tentang vaksin.

“Setelah edukasi dan sosialisasi ini, langkah selanjutnya mendirikan sentra vaksinasi dan tim vaksinasi keliling yang menjangkau hinga ke desa-desa di Kudus seperti yang dilakukan di Desa Bulungcangkring ini,” jelasnya.

Hal tersebut guna memudahkan warga yang ingin divaksin tapi terkendala akses dan fasilitas kesehatan. “Tentunya kegiatan ini tak lepas dari sinergi yang erat bersama Pemkab Kudus, KODIM dan Polres Kudus serta instansi pemerintah lainnya,” Purwono menjelaskan.

Fase terakhir guna memantik minat masyarakat untuk menjalani vaksinasi ialah pemberian apresiasi berupa Tak hanya itu, Djarum Foundation juga memberikan sembako dan minyak goreng bagi setiap lansia yang mengikuti vaksinasi. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.