Temukan 10 Kasus Baru di Kudus, Dispertan Kembali Galakkan Vaksinasi PMK

oleh -544 kali dibaca
Sub Koordinator Produksi dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Sidi Pramono dan petugas vaksinasi serta peternak di Desa Prambatan Lor, Kaliwungu, Kudus, Senin 30/01/2023 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Setelah jelang akhir tahun sebelumnya sempat mereda kasus terpaparnya virus penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Kabupaten Kudus. Kini diawal tahun 2023 kembali ditemukan sejumlah kasus baru PMK disejumlah wilayah peternakan dan penjualan hewan ternak sapi dan kerbau di Kudus.

Antisipasi hal tersebut, kembali Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus menggalakkan Vaksinasi PMK terhadap hewan ternak. Bahkan, pihak dinas menargetkan, 8000 hewan ternak bisa menerima vaksin PMK sepanjang tahun 2023 ini.

“Kami menargetkan vaksinasi PMK bisa mencapai 4000 ekor selama semester 1. Lalu semester 2 bisa tercapai 4000 ekor, jadi vaksinasi PMK tahun 2023 bisa mencapai 8000 ekor baik untuk sapi maupun kerbau,” kata Sidi Pramono selaku Sub Koordinator Produksi dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus usai melakukan vaksinasi PMK ke salah satu peternakan sapi di Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Senin (30/01/2023).

Ia menjelaskan, sebelumnya, sepanjang tahun 2022 sebanyak 5000 ekor sapi dan kerbau sudah menerima vaksin PMK. Seluruhnya sudah menerima vaksin PMK untuk dosis kedua.

Seekor sapi yang sempat terpapar virus PMK kini kondisinya telah berangsur membaik setelah dilakukan sejumlah tindakan oleh Dispertan dan peternak pemilik (Foto: YM)

“Untuk vaksinasi PMK itu penyuntikannya sebanyak tiga kali. Setelah disuntik vaksin PMK dosis pertama, lalu sebulan kemudian dilakukan vaksinasi dosis kedua. Selanjutnya setengah tahun kemudian, akan dilakukan vaksinasi PMK dosis ketiga atau booster,” terangnya.

Sidi mengatakan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus menargetkan minimal 30 ekor hewan ternak tervaksin setiap harinya. Ada dua tim yang diterjunkan setiap hari untuk melakukan vaksinasi PMK ke seluruh peternakan yang ada di Kabupaten Kudus.

“Hari ini, kami ada dua tim yang melakukan vaksinasi PMK. Tim pertama bertugas melakukan vaksinasi di Desa Banget. Sedangkan tim kedua melakukan vaksinasi di Desa Jurang, Desa Jepang dan Desa Dersalam,” ujarnya saat ditemui di lokasi kandang ternak sapi diwilayah Desa Prambatan Lor Kudus, Senin (30/01/2023).

Untuk pengadaan vaksin PMK sendiri, lanjut Sidi, dipasok oleh Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah. Ia mengatakan, stok vaksin PMK sejauh ini sudah tercukupi dengan baik.

“Kebutuhan vaksin PMK saat ini masih cukup, hanya saja memang jumlah hewan ternak di Kudus memang sangat dinamis karena sering diperjualbelikan,” paparnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga selalu melakukan pengawasan terkait penyebaran virus PMK. Pengawasan dan edukasi ini dilakukan di pasar, pedangan maupun peternakan.

“Setiap melakukan vaksinasi, kami juga melakukan pengobatan terapi kesehatan untuk hewan ternak. Kami juga memberikan vitamin, antibiotik hingga obat cacing, karena ini juga menjelang Iduladha, jadi harapannya ternak dari Kudus bisa sehat semua,” jelasnya.

Untuk diketahui, selain melakukan vaksinasi, penyebaran PMK bisa dicegah dengan rutin membersihkan kandang hewan ternak. Selain itu, para peternak juga bisa selalu waspada dengan memperhatikan kondisi hewan ternak yang dimiliki.

“Sepanjang tahun 2023 ini, kami sudah melakukan pengobatan PMK lebih dari 10 kasus baru. Diantaranya seperti di daerah Desa Prambatan Kidul dan Desa Bulung Kulon, tapi seluruhnya tidak ada yang mati. Jadi vaksinasi PMK ini akan kami genjot terus,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.