Atap SD Hadipolo 6 Kudus Runtuh, Siswa Belajar di Musala dan Perpustakaan

oleh -195 Dilihat
Atap ruang kelas II SD Hadipolo 6 yang runtuh saat hari libur sekolah (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Atap ruang kelas II di SD Hadipolo 6, Kecamatan Jekulo Kudus Ambruk, beruntung runtuhnya atap ruang tersebut tidak menimbulkan korban dalam kejadian tersebut. Sebab pada saat kejadian adalah hari Minggu (25/02) lalu, saat sekolah tersebut libur.

Kepala SDN 6 Hadipolo, Sri Kristiani mengatakan, peristiwa ambruknya atap ruang kelas diberitahu oleh warga sekitar bahwa bangunan atap itu tiba-tiba ambruk. 

“Saya diberitahu jam setengah 5 sore (pukul 17.30) , kemudian saya datang ke sekolah kondisinya rusak parah,” katanya saat dimintai keterangan, Selasa (27/02/2024). 

Menurutnya, pihak sekolah sudah mengantisipasi lama akan kemungkinan runtuhnya bangunan atap sekolah tersebut.

Kepala SDN 6 Hadipolo, Jekulo, Kudus Sri Kristiani (Foto: YM)

“Kegiatan belajar mengajar sudah kami pindahkan sejak tiga bulan yang lalu untuk mengantisipasi hal itu. Karena kami tahu kondisi atap sekolah tersebut memang sudah menghawatirkan,” kata dia.

Saat ini genteng dan konstruksi kayu bagian atas kocar-kacir dan membuat ruang kelas tidak dapat difungsikan. Sementara, bangunan tembok masih berdiri kokoh. 

“Sedangkan untuk kelas I dan III, yang ada disamping ruang kelas tersebut juga ikut ia kosongkan, karena kayu koda-kuda atap tersebut terkoneksi dengan kondisi atap sekolah yang menghawatirkan itu. Termasuk juga ruang kantor guru” terang dia.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan mencegah para siswa mendekati ruang kelas yang rusak. 

“Kalau kelas I dan III Kami khawatir, nanti nek ketiban jadi dipindah ke perpustakaan dan musala,” imbuhnya.

Sri menerangkan, ruang kelas yang rusak ini diperkirakan terakhir kali diperbaiki pada 2017 lalu.

Ruang kelas itu juga telah diajukan untuk mendapatkan rehab di akhir 2023 kemarin, dan rencananya akan diperbaiki tahun ini. 

Sementara dikonfirmasi terkait kejadian itu, Kabid mengatakan, Kabid Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kudus, Anggun Nugrono mengatakan bahwa Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus mengupayakan untuk rehab atap satu ruang kelas di SD Negeri 6 Hadipolo yang ambruk, agar mendapatkan akselerasi perbaikan dalam waktu dekat.

“Kemarin sudah matur dengan pak Kadinas (Disdikpora), mintanya agar bisa didahulukan, dicepertkan, diminta untuk di-akselerasi agar bisa segera jalan (mulai perbaikan),” katanya saat dikonfirmasi pada Selasa (27/02/2024).

Anggun pun mengupayakan agar proses rehab fisik bisa mulai dilakukan pada pertengahan Maret 2024 nanti. Adapun alokasi anggaran yang digelontorkan untuk rehab SD Negeri 6 Hadipolo sesuai dengan rencana yakni sebesar Rp 190 juta.

“Alokasi anggaran Rp 190 juta, cuma nanti peruntukannya bisa menyentuh berapa ruangnya nanti kita lihat RAB konsultan. Jadi harapan saya yang urgen urgen bisa tertangani dulu,” terangnya.

Anggaran yang digelontorkan, kata Anggun, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024. Saat ini proses rehab sekolah masih dalam tahap perencanaan, namun SD Negeri 6 Hadipolo diupayakan agar dapat tertangani lebih cepat.

Sementara itu, Kepala SDN 6 Hadipolo, Sri Kristiani menyampaikan, kondisi bangunan atap yang ambruk nampak mengkahwatirkan. Genteng dan konstruksi kayu bagian atas kocar-kacir dan membuat ruang kelas tidak dapat difungsikan.

“Yang ambruk itu ruang kelas 2. Kalau kelas 2 memang sudah 3 bulan lalu diungsikan ke ruang guru (untuk kegiatan belajar mengajar),” terangnya.

Sedangkan untuk kelas 1 dan 3, Sri membeberkan bahwa siswa di dua kelas tersebut juga ikut diungsikan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan mencegah para siswa mendekati ruang kelas yang rusak.

“Kalau kelas 1 dan 3 tadi pagi kalau khawatir lihat nanti nek ketiban jadi dipindah ke perpus dan mushola,” tambahnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.