Bedah Rumah, Pemkab Kudus Gelontorkan Rp 4,035 Miliar

oleh -140 Dilihat
Foto: Suasana sosialisasi bantuan sosial (bansos) dan pemberkasan pencairan bantuan bedah rumah, di aula Dinas P3AP2KB, Komplek perkantoran Jalan Mejobo Kudus, Senin (9-4-2018). (Aris Sofiyanto/Isknews.com)

Kudus, ISKNEWS.COM – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Kudus menggelar sosialisasi bantuan sosial (bansos) dan pemberkasan pencairan bantuan bedah rumah, di aula Dinas P3AP2KB, Komplek perkantoran Jalan Mejobo Kudus, Senin (9-4-2018).

Penerima bansos bedah rumah sebanyak 269 orang dengan besaran yang diterima masing-masing sebesar 15 juta. “Jadi Pemkab tahun ini untuk bansos bedah rumah menggelontorkan Rp4,035 Miliar,”

Hal itu dikatakan Sutrimo, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanaan Bantuan Rehabilitasi Bantuan Sosial dan Bantuan Perlindungan Jaminan Sosial (Yanrehabsos Balin Jamsos) pada Dinas P3AP2KB saat ditemui isknews.com di hari yang sama.

Dijelaskan Sutrimo, Mereka yang datang merupakan warga yang telah mengajukan proposal ke Dinas P3AP2KB Kudus pada 2017 lalu. Adapun syarat pemohon yang mengirimkan pengajuan proposal oleh pemohon dan di ketahui kepala desa.

Pihaknya hari ini juga mendatangkan dari pihak Bank Jateng. “Jadi warga yang hari ini mengikuti sosialisasi, akan mendapatkan pengarahan selanjutnya terkait pengambilan bansos melalui ATM, jadi bisa one day service,” ujar Trimo.

Ditambahakan, Bagi yang hari ini belum bisa kesini, lanjut Trimo, otomatis akan dicek kembali, dan dikoordinasikan ke perangkat desa masing-masing.

Ditempat yang sama, Salah seorang warga Kandangmas yang mengikuti sosialisasi, Jumini (50) mengaku senang akan mendapatkan pencairan dana bansos bedah rumah sebesar 15 juta. Kepada isknews.com, Ia berencana akan menggunakan dana tersebut untuk merenovasi rumahnya. “Dengan uang tersebut bagi saya sangat bermanfaat sekali,” ujar ibu yang bekerja serabutan itu. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.