Kudus, isknews.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menekankan pentingnya perencanaan pembangunan daerah yang berbasis riset dan inovasi sebagai fondasi utama dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan. Penegasan tersebut disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kabupaten Kudus di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (31/12/2025).
Pelantikan tersebut sekaligus menandai perubahan struktur organisasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadi Bapperinda sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kudus dalam memperkuat sistem perencanaan pembangunan yang lebih adaptif, berbasis data, riset, dan inovasi menjelang tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Kudus mengucapkan selamat kepada Sulistiyowati yang dilantik sebagai Kepala Bapperinda Kabupaten Kudus, serta enam pejabat struktural lainnya yang turut mengisi jabatan strategis di lingkungan Bapperinda.
“Pelantikan ini menjadi awal penguatan perencanaan pembangunan daerah yang lebih terarah, berbasis riset, dan inovatif. Kami berharap Bapperinda mampu menjalankan program secara optimal serta menghadirkan perencanaan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Sam’ani Intakoris.
Bupati Kudus juga menekankan pentingnya semangat pengabdian, profesionalisme, dan kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan tugas. Menurutnya, Bapperinda diharapkan tidak hanya menjadi lembaga perencana, tetapi juga motor penggerak lahirnya inovasi pembangunan daerah.
“Perencanaan yang baik harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, jajaran Bapperinda harus mampu bekerja secara profesional dan adaptif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bapperinda Kabupaten Kudus Sulistiyowati menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan amanah yang diberikan serta mengoptimalkan peran Bapperinda dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Melalui Bapperinda, kami akan memperkuat perencanaan pembangunan yang berbasis data, riset, dan inovasi demi kemajuan Kabupaten Kudus,” ungkap Sulistiyowati.
Ia menambahkan, perubahan nomenklatur dan struktur organisasi menjadi Bapperinda merupakan momentum penting untuk meningkatkan kinerja kelembagaan serta memperkuat sinergi antarperangkat daerah.
“Pelantikan tersebut diharapkan menjadi titik awal semangat baru dalam mewujudkan perencanaan pembangunan Kabupaten Kudus yang lebih terintegrasi, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (AS/YM)






