Kudus, isknews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar terus diperluas di Kabupaten Kudus.
Kini telah beroperasi tiga dapur yang tersebar di Kecamatan Jekulo dan Kota.
Program ini menyasar sekitar 17 ribu siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK hingga SMA.
Komando Distrik Militer (Kodim) 0722/Kudus menyatakan kesiapannya dalam mengawal penyaluran agar program berjalan lancar dan tepat sasaran.
Komandan Kodim 0722/Kudus, Letkol Inf. Hermawan Setya Budi, mengatakan bahwa masing-masing dapur mampu melayani sekitar 3.500 pelajar yang berada dalam radius dua kilometer dari lokasi dapur.
“Program MBG ini sudah berjalan lancar. Dengan lima dapur yang ada, total penerima manfaat mencapai sekitar 17.000 siswa. Sekolah yang terlayani mencakup jenjang TK, SD, SMP hingga SMA,” ujar Dandim di sela kegiatan halalbihalal Kodim 0722/Kudus yang digelar di Sidji Cofee Bae, Kebun Jati, Kamis (17/4/2025).
Ia menyebut, ketiga dapur tersebut meliputi satu di wilayah Kota/Jati, satu di Mejobo dan Jekulo.
Pelaksanaan di lapangan juga didukung oleh prajurit dan Babinsa untuk memastikan distribusi makanan bergizi berjalan tanpa hambatan.
Kodim Kudus juga menjamin bahwa seluruh pelaksanaan program ini tidak menemui kendala pembayaran.
“Yang sekarang berjalan ini semuanya dibayar lancar. Kami pastikan tidak ada hambatan teknis,” tegasnya.
Menanggapi isu penipuan MBG yang terjadi di daerah lain, Dandim mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur janji oknum yang menawarkan sesuatu di luar prosedur resmi.
“Jika ada yang meminta biaya atau menjanjikan hal-hal yang tidak pasti, segera laporkan ke Kodim,” tegasnya.
Dandim juga memberikan apresiasi kepada para Babinsa yang aktif turun ke lapangan dan mendampingi masyarakat.
Menurutnya, Babinsa merupakan ujung tombak dalam membangun komunikasi antara TNI dan masyarakat serta dalam mendeteksi berbagai persoalan di lingkungan bawah.
Dalam kesempatan yang sama, Letkol Hermawan menekankan pentingnya menjaga semangat, kedisiplinan, serta nama baik institusi di mata masyarakat.
“Jangan sampai ada pelanggaran. Tetap semangat, jaga diri, dan harus bisa terus berkarya serta dicintai masyarakat,” pesannya.
Halalbihalal yang digelar oleh Kodim 0722/Kudus ini, menurutnya, merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap bulan untuk mempererat hubungan antaranggota dan memperkuat kekompakan internal.
“Ini sudah kelima kalinya dalam tiga bulan terakhir. Harapannya, dengan kegiatan seperti ini, kita tetap enjoy dalam menjalankan tugas dan tidak terlalu tertekan,” tuturnya.
Ia berharap suasana kerja yang positif dapat mendukung pelaksanaan tugas prajurit di lapangan agar lebih maksimal dan humanis.
Kodim Kudus sendiri tengah aktif mendukung berbagai program nasional, termasuk kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengamanan wilayah, ketahanan pangan, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial masyarakat.
“Kami ingin TNI tetap hadir di tengah masyarakat, dekat, bermanfaat, dan dicintai,” pungkas Letkol Hermawan. (YM/YM)






