Dewi Persik Goyang Kota Kretek Saat Grafik Kasus Covid-19 Tertinggi Pasca Lebaran

oleh -3.588 kali dibaca
Artis ibukota Dewi Persik, saat manggung di Kudus dalam suasana pandemi covid sedang memuncak (Foto tangkapan layar video amatir)

Kudus, isknews.com – Jagad media sosial di Kudus hari ini diramaikan dengan postingan potongan video -video amatir dan foto tentang kehadiran artis dangdut ibukota Dewi Persik yang menjadi salah satu pengisi acara dalam sebuah hajatan khitanan yang digelar oleh sebuah keluarga pengusaha busana muslim di Kudus, Sabtu (22/05/2021).

Sejumlah warga menilai suasana menjadi kontras dan ironi karena penyelenggaraan pesta hajatan yang digelar dikediaman pengusaha Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kudus tersebut dilaksanakan disaat grafik penambahan kasus covid-19 di Kudus berada pada posisi angka tertinggi pasca lebaran.

Tercatat oleh satgas Covid-19 di Kudus hari ini mencapai angka 385 kasus atau melonjak tinggi dan disaat Pemkab Kudus sedang gencar melakukan pendisiplinan protokol kesehatan menyusul meledaknya kasus Covid-19 di kota Kretek.

Disaat para pedagang kaki lima dikejar-kejar diminta menghentikan aktifitas atau mengurangi jam operasionalnya dengan atas nama penerapan protokol kesehatan.

Namun ditempat lain seperti terlihat dalam video penampilan Dewi Persik pada acara hajatan tersebut seperti yang tersebar di media sosial. Artis asal Jember, Jawa Timur tersebut tampil digedung yang diketahui merupakan gudang produksi milik Rinto pengusaha busana muslim.

Terlihat baik Dewi Persik maupun beberapa pengunjung hingga tuan rumah hajatan tampak melepas masker dan tidak menjaga jarak.

Menurut  Kabag Ops Polres Kudus Kompol Catur Kusuma Adhi, pihaknya sudah menerima konfirmasi tertulis dari Kapolsek Kapolsek Kaliwungu AKP Asnawi terkait kegiatan tersebut.

Menurutnya, dalam konfirmasi dan laporan tertulis itu Forkopimcam sudah melakukan monitoring di lokasi hajatan.

“Pelaksanaan hajatan sudah sesuai protokol kesehatan yang ditentukan. Kapasitas gedung 1000 orang, tapi undangan yang diundang hanya 400 orang dan itu dibagi dua tahap,” tulis laporan tersebut.

Diterangkannya, tempat duduk juga sudah diatur sesuai Prokes dengan menjaga jarak. Forkopincam berada dilokasi hingga pukul 13.30 dan jam dua selesai tamu undangan pulang lalu disusul forkopimcampun pulang.

“Namun ternyata ada info kalau Dewi Persik datang diluar schedulle acara. Infonya hanya keluarga dan bebrapa masyarakat sekitar yang tau hadirnya. Kurang lebih hanya sekitar 80 orang saja yang tahu,” terangnya.

Menurut Catur sesuai laporan itu pemberitahuan baik ke Desa, Polsek serta forkopincam itu hanya hajatan sunatan saja. Kapolsek, pihak Forkopincam tidak tahu menahu kalau ternyata pada acara tahap kedua yang dimulai pukul 15.00 WIB dihadiri artis ibukota Dewi Persik.

“Dan sekali lagi untuk pengetahuan saja bahwa kami Polres Kudus dan jajaran tdk mengeluarkan ijin selama pandemi covid 19. Pemberitahuan yang disampaikan ke kami, tidak ada jadwal artis ibukota. Dan bahkan, informasinya juga hajatan dikhususkan untuk keluarga dan karyawan saja,”ujarnya.

Ia menambahkan, akan menindaklanjuti persoalan ini dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.