Dibuka Bupati Kudus, 1.199 Calon Jemaah Ikuti Manasik Haji Terintegrasi

oleh -336 Dilihat
Foto: Dokumentasi Pemkab Kudus

Kudus, isknews.com – Sebanyak 1.199 calon jemaah haji Kabupaten Kudus mengikuti kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, di Hotel @HOM Kudus, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membekali kesiapan jemaah sebelum menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Manasik haji terintegrasi yang berlangsung selama dua hari, 9–10 Februari 2026, mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Dari total peserta, tercatat 536 jemaah laki-laki dan 663 jemaah perempuan yang mengikuti pembekalan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menyampaikan selamat kepada seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kudus Tahun 2026. Ia berharap melalui kegiatan manasik ini, para jemaah mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji sehingga dapat menjalankannya dengan tertib, lancar, dan khusyuk.

Kami mengucapkan selamat kepada seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kudus Tahun 2026. Melalui kegiatan ini, kami berharap jemaah mendapatkan bekal pengetahuan dan kesiapan sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik,” ujar Bupati Sam’ani.

Ia juga mengimbau para calon jemaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Kabupaten Kudus selama berada di Tanah Suci. Bahkan, Bupati meminta doa dari para jemaah agar Kabupaten Kudus senantiasa diberi keberkahan dan keselamatan.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Kudus menugaskan tenaga kesehatan untuk mendampingi jemaah haji selama pelaksanaan ibadah. “Kami berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji, termasuk dengan menugaskan satu dokter dan dua perawat untuk mendampingi jemaah agar kesehatan tetap terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus, Masruroh, menyampaikan bahwa manasik haji terintegrasi menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan jemaah, baik dari sisi pemahaman manasik, kesiapan fisik, maupun mental.

Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus. Manasik haji terintegrasi ini bertujuan memberikan pembekalan menyeluruh kepada calon jemaah, terutama dalam mewujudkan pelaksanaan ibadah haji yang ramah bagi lansia, disabilitas, dan perempuan,” jelas Masruroh.

Melalui manasik haji terintegrasi ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kudus dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik, sehingga pelaksanaan ibadah haji nantinya berjalan lancar, aman, dan nyaman. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.