Diluncurkan di Semarang, Pasar Kliwon Siap Implementasikan Transaksi Digital QRIS

oleh -139 kali dibaca
H Sulistyanto Ketua Himpunan Pedagan Pasar Kliwon saat secara simbolis menerima Penyerahan Bantuan Sosial Bank Indonesia di Semarang (Foto: istimewa/Sulis)

Kudus, isknews.com – Bersama 11 ketua pedagang pasar yang lain, Ketua Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) Kudus, H Sulistyanto diundang oleh Bank Indonesia (BI) sebagai salah satu Pasar Tradisional di Jawa Tengah yang dinyatakan siap melaksanakan transaksi digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Acara yang sekaligus memperingati HUT BI ke 69 tersebut dikemas dalam acara Angkringan Digital dan Peresmian 12 Pasar Siap QRIS yang digelar di area pelataran Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang, Minggu (03/04/2022).

Menurut Sulistyanto, pada kegiatan tersebut pihak BI terus menggencarkan sadar transaksi digital untuk membiasakan masyarakat melakukan digitalisasi pembayaran dan secara simbolis Kepala Perwakilan (KPw) BI Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwi Saputra di Semarang juga melakukan Penyerahan Bantuan Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada Pasar Kliwon Kudus berupa instalasi penguat sinyal yang telah terpasang di area Pasar Terbesar di Pantura Timur Jawa Tengah tersebut.

Ketua HPPK mengaku menyambut baik implementasi program Bank Indonesia mengenai transaksi digital QRIS dalam pembayaran di lingkungan pasar Kliwon.

“Dengan adanya QRIS ini diharapkan terjadinya kenaikan transaksi yang aman dan nyaman serta para pedagang tidak perlu lagi resah akan adanya peredaran uang palsu, tindak kejahatan copet dan lain-lain karena semua sistem pembayarannya sudah dalam format digital,” katanya usai menghadiri acara launching program tersebut, Minggu (03/07/2022).

Dia berharap pihak BI dalam pemberian bantuan sosial, hendaknya dilaksanalan secara simultan dan terus menerus kepada pasar tradisional serta bantuan pinjaman permodalan lunak kepada pedagang tanpa harus memperberat syarat dan portofolio.

“Secara umum kami para pedagan di lingkungan Pasar Kliwon Kudus siap melaksanakan transaksi digital melalui QRIS,” terangnya.

Seperti diketahui seperti dilansir oleh BI perwakilan Jawa Tengah, penggunaan QRIS sudah dapat ditemui pada transaksi jual-beli di toko tradisional dan modern, pembayaran transportasi umum, pembayaran pajak dan retribusi Pemda, hingga donasi sosial.

Target pengguna QRIS sendiri dipetakan oleh BI Jateng berpotensi mencapai 2.163.000 orang. Realisasi dari terget tersebut, sudah mencapai 1.072.666 pengguna, terhitung hingga Mei 2022.

Hadir dalam kesempatan tersebut selain KPw BI Jateng, Rahmat Dwi Saputra juga anggota Komisi XI DPR dari PDIP Dr H Musthofa. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.