Enam Desa Di Kecamatan Mejobo Terendam Banjir

oleh -454 Dilihat
oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Enam desa di Kecamatan Mejobo terendam banjir sejak Senin (05-02-2018). Pantauan ISKNEWS.COM hingga Selasa (06-02-2018) malam pukul 19.30 WIB, sejumlah wilayah masih tergenang air.

Di antaranya di Desa Jojo, Temulus, dan Mejobo. Ketinggian air di Jojo sekitar 30 sentimeter, Mejobo dan Temulus sekitar 50 sentimeter. Akibat banjir arus lalu lintas cukup terganggu, terutama yang hendak menuju ke barat melalui jalan depan Pasar Brayung.

“Genangan masih di atas lutut orang dewasa, banyak motor yang nekad melintas akhirnya mogok di tengah banjir,” katas salah seorang warga Mustain.

Camat Mejobo Harso Widodo menjelaskan, banjir di wilayahnya terjadi pada Senin (05-02-2018) sekitar pukul 16.30 WIB. Banjir terjadi akibat hujan yang mengguyur Kudus secara merata sejak siang.

Kerusakan terpara, katanya, terjadi di wilayah Hadiwarno. Terutama rumah yang berada persis di depan tanggul jebol di RT 02 RW 02. Di tempat lain, Golantepus 90 persen terendam banjir akibat luapan air sungai dan dampak dari jebolnya Sungai Piji di Hadiwarno.

Sedangkan Mejobo hanya beberapa titik saja yang terendam, yakni di perempatan Mejobo, depan Pasar Brayung ke barat hingga masjid, dan wilayah Mejobo Kidul. “Itu sudah jadi langganan banjir, terutama di depan SMP 2 Mejobo yang tergenang cukup dalam,” katanya.

Ditambahkan, untuk Desa Jojo dan Temulus, air banjir datang pada Senin malam mulai pukul 23.00 WIB hingga puncaknya pada Selasa pukul 06.00 WIB. Ketinggian air mencapai 1 meter.

“Kita berharap banjir ini segera berlalu. Bantuan juga sudah diberikan untuk warga terdampak. Semoga saja banjir sekali ini saja, jangan ada lagi,” pungkasnya. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.